Breaking News:

Waspada, Gempa Bumi Skala VI MMI Berpotensi Mengguncang Karawang, Pernah Terjadi Akhir Tengah 19

Arif menyebutkan, gempa bumi di Kabupaten Karawang yang terjadi pada tahun 1862 memiliki kekuatan VI (6) MMI

shutterstock
Ilustrasi Gempa 

Ismail Husni mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik. Masyarakat juga ditekankan untuk belajar bagaimana cara menyelamatkan diri saat gempa bumi terjadi sedari sekarang.

Pemahaman terkait gempa bumi ini, disampaikan dia bisa meminimalisasi timbulnya korban apabila gempa bumi terjadi di Kabupaten Indramayu.

"Selain melakukan program simulasi bencana gempa ke sekolah-sekolah kita juga lakukan di seluruh desa, kita fokuskan terlebih dahulu di wilayah yang dekat pusat patahan," ujar dia.

18 Sekolah Terancam

Beberapa waktu diberitakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu mencatat terdapat 18 sekolah di 8 kecamatan di Kabupaten Indramayu yang berpotensi risiko bencana gempa bumi.

Kasi Rekonstruksi BPBD Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, Sekolah-sekolah tersebut berpotensi bencana gempa karena terlintasi oleh Sesar Baribis.

"Kalau sesar baribis itu memang aktif pergerakannya tapi tidak seperti patahan," ujar Caya kepada Tribuncirebon.com, Minggu (7/7/2019).

Dirinya menjelaskan, sesar baribis pergerakannya di bawah tanah, berbeda dengan gempa karena patahan yang titik pusatnya itu berada di bawah laut.

Sehingga dampak yang dirasakan pun tidak akan terlalu besar.

 Galih Ginanjar Menangis Karena Kangen Sang Anak, Netizen Malah Ingin Tampol Galih

Lanjut Caya, guncangan yang disebabkan sesar baribis hanya sekitar 3,1 skala richter, dengan kedalaman antara 5-10 kilometer di bawah permukaan tanah.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved