Breaking News:

PO Primajasa Siap Mendukung Aturan Dilarang Mudik Lebaran, Hanya Minta yang Melanggar Ditindak Tegas

Aturan dilarang mudik Lebaran tahun ini yang sudah dikeluarkan pemerintah, harus diawasi dengan benar serta ada tindakan tegas bagi yang melanggar.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Ilustrasi: Bus Primajasa jurusan Kuningan-Bekasi di Terminal Kuningan, Rabu (10/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Aturan dilarang mudik Lebaran tahun ini  yang sudah dikeluarkan pemerintah, harus diawasi dengan benar serta ada tindakan tegas bagi yang melanggar.

Jangan sampai pengusaha angkutan yang berupaya menaati aturan pemerintah, malah terkhianati oleh pengusaha nakal yang diam-diam membawa pemudik.

"Kami mendukung program larangan mudik. Kami juga maklum larangan itu demi keselamatan masyarakat dari paparan Covid-19," kata Dirut Primajasa Perdanaraya Utama, Amir Mahpud, dalam rilis tertulis, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Pemerintah Benar-benar Serius Melarang Anda Mudik, Bahkan di Jabar Seluruh Jalur Bakal Dijaga Ketat

Baca juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Tegaskan Semua Perbatasan di Jalur Mudik Akan Dijaga Ketat

Baca juga: Sabar ya, Tahun Ini Jangan Mudik, Pemerintah Resmi Melarang Aktivitas Mudik, Cuti Lebaran Ada 1 Hari

Namun begitu, lanjut Amir, pengawasan harus dilakukan dan ada tindakan tegas bagi yang melanggar.

"Yang mematuhi aturan larangan mudik jelas berisiko kepada penurunan pendapatan. Agar adil, yang nakal harus ditindak tegas," kata Amir.

Amir mengatakan operasional seluruh bus Primajasa selama ini selalu mematuhi aturan protokol kesehatan.

Yakni selain disediakan disinfektan serta hand sanitizer, jumlah penumpang pun dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas.

"Saat nanti mudik dilarang, kami pun akan patuh, karena ini demi keselamatan masyarakat," ujar Amir. 

Bus Primajasa biasa melayani trayek ke wilayah Jabodetabek. Titik pemberangkatan wilayah Oriangan Timur, selain di Kota Tasikmalaya juga Singaparna dan Garut. (firman suryaman)

Baca juga: KISAH Tragis Korban Banjir Bandang Sumedang yang Selamat, Soleh Terseret Arus, Kaki Patah Dada Sesak

Baca juga: SAMBUT Malam Nisfu Syaban, Jangan Salah! Ini Amalan yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved