Breaking News:

Belasan PSK di Cianjur Terjaring Sedang Operasi di Hotel Melati dan Tempat Karaoke yang Nekat Buka

Belasan perempuan Pekerja Seks Komersial ( PSK) terjaring Satpol PP Kabupaten Cianjur di hotel melati dan tempat karaoke yang masih nekat buka

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Belasan perempuan Pekerja Seks Komersial ( PSK) terjaring Satpol PP Kabupaten Cianjur di sebuah hotel melati dan tempat karaoke yang nekat buka di tengah masa pandemi Covid-19, Sabtu (27/3/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Belasan perempuan Pekerja Seks Komersial ( PSK) terjaring Satpol PP Kabupaten Cianjur di sebuah hotel melati dan tempat karaoke yang nekat buka di tengah masa pandemi Covid-19, Sabtu (27/3/2021).

Kegiatan operasi penyakit masyarakat (Pekat) tersebut digelar Satpol PP mulai Jumat (26/3/2021) malam hingga Sabtu (27/3/2021) dini hari.

Petugas tidak hanya menyisir hotel dan penginapan bahkan ada Tempat Hiburan Malam (THM) berupa kafe tempat karaoke yang nekat buka di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: ANEH, Tiga Makam Ujug-ujug Tambah Tinggi hingga 1,5 Meter di Padang Pariaman, Ramai Didatangi Orang

Baca juga: Seorang PSK Menangis Histeris di Hotel Kelas Melati Cianjur, Tak Kuat Menanggung Malu

Baca juga: Padahal Sudah Minum Obat Kuat Sebelum Kencan, Pria Ini Bunuh PSK karena Ditolak Berhubungan Intim

"Ke 13 perempuan tersebut diamankan dari hotel ( hotel melati), penginapan dan kafe karaoke d iwilayah Kecamatan Cianjur, Karangtengah, dan Sukaluyu," kata Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Severianus Triono Retno Juniswara usai kegiatan, Sabtu (27/3/2021).

Triono mengatakan, mereka yang diamankan terlebih dahulu di BAP di kantor Satpol PP Kabupaten Cianjur.

"Setelah di BAP jadi ketahuan mana yang PSK mana yang bukan PSK. Jadi nantinya para PSK tersebut dikirim ke panti rehabilitasi," ujarnya.

Kepala Bidang Penegak Perda Tribumtransmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Tulus Budiyono, mengatakan, petugas yang awalnya menyasar hotel melati serta penginapan langsung medatangi tempat karaoke di Kecamatan Karangtengah dan Sukaluyu yang masih buka tersebut.

Baca juga: Dua Kali Disuntik Vaksin, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Positif Covid-19, Kok Bisa? Ini Katanya

Baca juga: KISAH Bripka Asep Hermawan, Bintara Polresta Cirebon yang Lulus S2 dan S3 Bersamaan

"Iya ada tempat karaoke yang nekad masih buka di tengah pandemi ini. Padahal larangan buka masih berlaku. Selain itu hal ini juga menjelang bulan ramadhan sehingga harus tutup," ujarnya.

Menurut Tulus, tempat karaoke tersebut langsung diminta untuk ditutup.

"Mereka ke 13 perempuan yang diamankan tersebut, langsung dikirim ke panti rehabilitasi milik pemprov Jabar yang ada di Sukabumi untuk mendapat pembinaan," katanya.(Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin) 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved