Breaking News:

BPPT Ajak Perajin Batik di Jawa Barat Gunakan Malam Kelapa Sawit, Bisa Tekan Cost Produksi Batik

malam sawit ditujukan untuk menggantikan parafin yang biasa digunakan dalam proses membatik.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Perekayasa BPPT, Indra Budi, saat menyampaikan materi dalam Sosialisasi dan Workshop Malam Batik Berbasis Sawit di Hotel Luxton, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa (23/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengajak para perajin batik di Jawa Barat menggunakan malam dari kelapa sawit untuk membatik.

Pasalnya, malam tersebut merupakan sumber daya terbarukan sehingga persediaannya tidak akan habis selagi kelapa sawit masih dibudidayakan.

Selain itu, malam tersebut juga merupakan produk turunan sawit hasil riset BPPT yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan RI.

Perekayasa BPPT, Indra Budi, mengatakan, malam sawit ditujukan untuk menggantikan parafin yang biasa digunakan dalam proses membatik.

Menurut dia, produk turunan sawit yang diberi nama Bio-Paraffin Substitue (Bio-Pas) itu merupakan hasil riset yang dilakukan sejak empat tahun lalu.

"Unsur dari sawit bisa dipakai untuk batik, dan ini hasil pengembangan BPPT," kata Indra Budi saat ditemui usai pembukaan Sosialisasi dan Workshop Malam Batik Berbasis Sawit di Hotel Luxton, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Bocah Tiga Tahun di Desa Cikeusik Tersambar Petir, Tubuhnya Membiru Namun Nyawanya Selamat

Baca juga: Bupati Kuningan Ngopi Bareng Danyon C Satbrimob Polda Jabar, Dorong Upaya Pemulihan Ekonomi

Baca juga: Hati-hati, Kualitas Air Kota Bandung Semakin Memburuk, PDAM Tirtawening Mau Ambil dari Saguling

Ia mengatakan, penggantian parafin berbasis minyak bumi (petroleum) yang berbahan yang bersumber dari produk terbarukan sangat penting.

Sebab, keberlangsungan produksi batik membutuhkan penyediaan sumber daya yang lestari dan sebisa mungkin terbarukan.

Pemakaian bahan dari sumber daya yang tidak terbarukan dapat mengancam keberlanjutan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved