Breaking News:

BREAKING NEWS

Bocah Tiga Tahun di Desa Cikeusik Tersambar Petir, Tubuhnya Membiru Namun Nyawanya Selamat

Seorang bocah tiga tahun di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan tersambar petir saat hujan turun. S

Istimewa
Rumah warga di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan yang terkena petir sewaktu hujan Selasa sore tadi. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Seorang bocah tiga tahun di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan tersambar petir saat hujan turun. Selain itu enam rumah di desa itu juga tersambar petir.

Tubuh bocah itu membiru namun nyawanya selamat. 

"Betul Kang tadi sewaktu hujan ada petir terus menyambar bocah dan merusak enam rumah warga desa kami," ungkap Wawan saat dihubungi via ponselnya, Selasa (23/3/2021).

Menurut Wawan, peristiwa sambaran petir itu  berlangsung sekitar pukul tiga sore saat turun hujan. "Tadi sewaktu ada petir, emang ada suara kayak bom begitu dan pas dicari sumber suara, tahu - tahu ada enam rumah alami rusak," katanya.

Bersamaan dengan kejadian itu, aliran listrik di desa sekitarnya mengalami pemadaman arus listrik. "Sampai sekarang masih mati lampu, listriknya padam mungkin kena sambaran petir tadi," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Kuningan Ngopi Bareng Danyon C Satbrimob Polda Jabar, Dorong Upaya Pemulihan Ekonomi

Baca juga: Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Anggota Yonif Raider 321 GT Dites Urine, Hasilnya Tak Ada yang Positif

Baca juga: Hati-hati, Kualitas Air Kota Bandung Semakin Memburuk, PDAM Tirtawening Mau Ambil dari Saguling

Terpisah Kepala Desa Cikeusik, Asep Suharto membenarkan adanya rumah rusak dan warga yang terkena sambaran listrik.

 "Ada enam rumah yang rusak, itu diantaranya milik Ibu Nunung, Ibu Nursari, Naryo, Warsiam dan ada rumah milik Agil," kata Asep lagi.

Asep menyebut  selain merusak bangunan rumah warga, sambaran petir itu juga merusak sejumlah perkakas elektronik.

"Tadi ada televisi rusak, kulkas dan peralatan elektronik lainnya. Terus untuk bocah kena petir tadi, sekujur tubuhnya membiru dan sekarang sudah dilarikan ke bidan desa," ungkap Asep.

Menyinggung soal korban kena petir, kata dia, hingga kini selain bocah membiru dengan nama Naura Sapira umur 3 tahun, orang tua dan tiga saudara lainnya mengalami kerusakan di indera pendengarannya.

"Iya, selain anak kecil yang biru tadi, orang tua dan dan saudara lainnya masih bengong saja akibat mendengar suara keras petir tadi," ungkapnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved