Breaking News:

Banyak TKW di Indramayu Dimanfaatkan Penjahat, Modusnya Kenalan di Medsos, Phone Sex, lalu Diperas

Dalam menjalin hubungan diketahui, pelaku dan korban lebih sering berkomunikasi via telepon.

Istimewa
Ilustrasi video dewasa 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Praktik penipuan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW dengan modus cinta sulit dibongkar.

Hal tersebut dikarenakan tidak adanya barang bukti yang kuat untuk menjerat tersangka.

Dalam menjalin hubungan diketahui, pelaku dan korban lebih sering berkomunikasi via telepon.

Termasuk saat mentransfer sejumlah uang tanpa adanya bukti fisik transaksi.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, TKW tersebut rela mengirimkan uang dengan nominal besar karena beralasan cinta.

"Sebenarnya bisa dilaporkan kalau mau dibawa ke ranah hukum, tapi kan memang harus diperkuat juga dengan barang bukti," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Selasa (23/3/2021).

Lanjut Juwarih, dalam menipu korbannya, pelaku ini rata-rata mengaku sebagai polisi, TNI, pengusaha kaya raya, dan lain sebagainya, padahal bukan.

Namun, setelah ditelusuri, sebagain dari pelaku ada juga yang merupakan narapidana di dalam penjara.

TKW ini jatuh cinta setelah dibuat nyaman oleh pelaku karena memasang foto profil pria tampan di medsos.

Dalam hal ini, SBMI Cabang Indramayu mengaku prihatin dengan banyaknya kasus penipuan yang menimpa TKW.

Banyak modus yang dilakukan para pelaku, mulai dari pura-pura akan dipenjara hingga mengintimidasi.

Pelaku mengancam TKW yang bersangkutan jika tidak mengirimkan uang akan menyebarkan video mereka saat tanpa berbusana.

"Saran kami dari SBMI jangan mudah percaya pada orang lain yang identitasnya belum jelas, hingga sampai memberi uang secara ujug-ujug kepada orang yang baru kenal di medsos," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved