Breaking News:

Simpatisan Habib Rizieq Datangi PN Jakarta Timur, Polisi Langsung Perketat Pengamanan Persidangan

Hal ini dilakukan menyusul terus bertambahnya simpatisan eks pentolan FPI itu yang mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Tribunnews
Pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab menjadi tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Polri menyampaikan akan memperketat pengamanan persidangan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Rizieq Shihab.

Hal ini dilakukan menyusul terus bertambahnya simpatisan eks pentolan FPI itu yang mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pengetatan itu sebagai wujud pencegahan kerumunan yang berujung penularan Covid-19.

"Jadi Polri juga sudah mengantisipasi untuk bagaimana mengamankan pengadilan negeri Jakarta Timur," kata Brigjen Rusdi kepada wartawan, Sabtu (20/3/2021).

Dijelaskan Rusdi, Polri akan menurunkan sebanyak 1.460 personel setiap jalannya persidangan Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur.

"Kami menyiapkan pengamanan itu sudah ada 1.460 personel yang mengamankan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Melihat situasinya, mudah-mudahan sidang ini dapat berjalan dengan baik," tukas dia.

Puluhan pendukung Rizieq Shihab yang didominasi ibu-ibu menggelar aksi dukungan di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021). Penjagaan ketat dilakukan terkait sidang dakwaan Rizieq Shihab atas tiga kasus yaitu kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, kasus kerumunan di Megamendung, Puncak, dan kasus tes usap (swab test) palsu RS Ummi Bogor. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Puluhan pendukung Rizieq Shihab yang didominasi ibu-ibu menggelar aksi dukungan di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021). Penjagaan ketat dilakukan terkait sidang dakwaan Rizieq Shihab atas tiga kasus yaitu kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, kasus kerumunan di Megamendung, Puncak, dan kasus tes usap (swab test) palsu RS Ummi Bogor. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Sebelumnya, Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma mengungkapkan, total simpatisan dari Jawa Barat yang dilakukan test swab antigen hari ini berjumlah 40 orang, dengan satu di antaranya reaktif Covid-19.

"Kami tanya mereka ngakunya dari Jawa Barat dan sekitarnya sejumlah 40 orang, semuanya kami laksanakan swab antigen dan 1 orang dinyatakan reaktif," kata dia kepada wartawan di sekitaran PN Jaktim, Jumat (19/3/2021).

Lebih lanjut kata Satria, satu orang yang dinyatakan reaktif Covid-19 itu langsung dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran dengan sisanya dibawa ke Mako Polres guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk yang satu orang dinyatakan reaktif kami bawa ke wisma atlet, sedangkan yang lainnya kami kirim ke Mako Polres," ungkapnya.

Satria mengaku, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh simpatisan untuk tidak hadir ke persidangan.

Pasalnya kata dia, seluruh agenda persidangan dapat disaksikan secara live streaming melalui channel YouTube resmi milik PN Jakarta Timur.

"Tapi sudah kami sampaikan persidangan yang dijalan hari ini semua nya dilaksanakan secara virtual dan kami mengimbau untuk bisa kembali ke rumahnya masing-masing," tukas Satria.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved