Breaking News:

Kakek di Karawang yang Punya Jurus Rayuan Seblak dan Bakso Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sang kakek di Karawang berinisial T (60) yang melakukan pencabulan terhadap siswi SMP, terancam hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun

Dok Tribunnews
Ilustrasi. Kakek di Karawang yang Punya Jurus Rayuan Seblak dan Bakso Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG -  Sang kakek di Karawang berinisial T (60) yang melakukan pencabulan terhadap siswi SMP di Kecamatan Kota Baru, Karawang terancam hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun atau denda Rp 300 juta.

Diketahui, aksi pencabulan pada siswi SMP itu dilakukan setelah si kakek mengeluarkan bujuk rayu kepada korban dengan membelikan bakso dan seblak.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana melalui Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aiptu Asep Danny mengatakan, pelaku akan dikenakan Pasal 81 atau 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca juga: HEBOH Disembunyikan Makhluk Halus, Saat Hilang di Leuweung Surupan, Yunus Merasa Ada di Rumah Mewah 

Baca juga: Seorang Kakek Cabuli Siswi SMP Tetangga Sendiri Dua Kali, Rayuannya Hanya Dibelikan Bakso dan Seblak

"Pelaku akan dikenakan ancaman penjara  minimal 5 tahun maksimal 15 tahun atau denda Rp 300 juta," kata Asep kepada Tribun Jabar, Sabtu (20/3/2021).

T yang mengaku kepada polisi tinggal sendiri di Kecamatan Kota Baru itu melakukan pencabulan kepada seorang pelajar berusia 14 tahun. Ia membujuk korban dengan membelikan uang senilai Rp20.000 dan Rp 10.000 untuk membeli bakso dan seblak.

Kebaikan T yang sering memberikan uang kepada korban, membuat ayah korban curiga terhadap sang kakek cabul itu.

Ayah korban pun berinisiatif untuk menanyakan kecurigaanya kepada sejumlah temannya di pangkalan ojeg sekitar TKP. Mendapatkan informasi, anaknya pernah di cium oleh T. Ayah korban pun mendatangi T.

Pelaku pun mengaku, kepada ayah korban jika dirinya telah mencabuli anaknya yang masih sekolah sebanyak dua kali. 

"Mendengar itu, ayah korban langsung melaporkan hal itu kepada kepolisian," katanya.

Halaman
1234
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved