Breaking News:

KPK Kembangkan Kasus Korupsi Penerimaan Hadiah Bantuan Keuangan di Indramayu, Ada Tersangka Baru?

Ali Fikri mengatakan, KPK saat ini belum dapat menyampaikan kronologis kasus dan tersangka kasus tersebut.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK Kembangkan Kasus Korupsi Penerimaan Hadiah Bantuan Keuangan di Indramayu, Ada Tersangka Baru? 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017 s/d 2019. 

Hal tersebut disampaikan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada Tribuncirebon.com melalui keterangan tertulis, Jumat (19/3/2021).

Ali Fikri mengatakan, KPK saat ini belum dapat menyampaikan kronologis kasus dan tersangka kasus tersebut.

"Karena KPK sebagaimana telah kami sampaikan terkait ini bahwa untuk pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan dan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka," ujar dia.

Baca juga: Kakek Asal Ciamis Ini Tengah Malam Datang ke Indramayu, Ngaku Ingin Cari Jodoh Guru TK

Baca juga: LOKER BUMN Terbaru PT Pertamina Retail Butuh Lulusan D3/S1 Semua Jurusan, Buruan Daftar Ada 8 Posisi

Ali Fikri melanjutkan, meski demikian, KPK memastikan akan terus menyampaikan perkembangan soal kasus tersebut, termasuk soal penanganan perkara.

"Tentu partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk turut pula mengawal setiap prosesnya," ucapnya.

Sebelumnya, KPK terus membongkar kasus korupsi yang menjerat Mantan Bupati Indramayu Supendi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024 Abdul Rozaq Muslim resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dana bantuan provinsi (banprov) untuk Kabupaten Indramayu oleh KPK pada Senin (16/11/2020).

Penetapan tersangka terhadap ARM merupakan pengembangan kasus suap proyek Pemkab Indramayu yang menjerat Mantan Bupati Indramayu Supendi.

Selain Supendi, kasus tersebut juga melibatkan Kepala Dinas PUPR Indramayu Omarsyah, Kabid Jalan Dinas PUPR Pemkab Indramayu Wempy Triyono dan pengusaha Carsa ES.

Abdul Rozaq Muslim diduga menerima suap sekira Rp 8,5 miliar dari Carsa.

Suap itu diberikan lantaran Abdul Rozaq telah membantu mengurus sejumlah proyek dari dana bantuan provinsi untuk Pemkab Indramayu untuk dikerjakan Carsa.

Tersangka Rozaq melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Baca juga: Dokter Kaget Saat Otopsi Mayat Warga Pati yang Diduga Meninggal Diracun, Begini Kondisi Mayat

Baca juga: Rizieq Shihab Marah dan Menolak Lagi Sidang Online, Ngaku Dipaksa: Saya Didorong, Dihinakan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved