Breaking News:

Aprilia Manganang Langsung Peluk Jenderal Andika Perkasa Usai Namanya Jadi Aprilio Perkasa Manganang

Aprilio yang berada di ruangan di Mabes TNI AD langsung memeluk Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yang turut mendampingi proses persidangan.

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Tribunnews/Jeprima
Serda TNI Aprilio Perkasa Manganang langsung memeluk Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa seusai persidangan pergantian nama dan keterangan jenis kelamin di Mabes TNI AD, Jakarta, Jumat (19/3/2021). Aprilio sebelumnya bernama Aprilia Santini Manganang dan lebih dikenal sebagai pemain bola voli putri Timnas Indonesia. 

Hetty Perkasa tampak menahan tangis saat mengutarakan pernyataannya. Suaranya bergetar dan nyaris menangis.

"Memilih nama ini enggak gampang karena ini adalah doa saya, mendoakan kamu supaya menjadi lelaki sejati. Lelaki sejati sesuai kodrat yang Tuhan buat untuk kamu karena kamu lahir sebagai lelaki.

Kamu lahir sebagai lelaki, saya dan Bapak ingin membantu kamu untuk menjalani apa Tuhan berikan untuk kamu sebagai seorang laki-laki," katanya terlihat menahan tangis.

Seperti diberitakan sebelumnya, KSAD Andika Perkasa menggelar konferensi pers terkait hasil pemeriksaan terhadap Serda Aprilia Manganang.

Ia menjelaskan penyebab perubahan Aprilia Manganang yang semula diklaim sebagai perempuan menjadi laki-laki.

Mengutip dari siaran konferensi pers yang ditayangkan kanal Youtube TV One News pada 9 Maret 2021, KSAD Andika Perkasa menjelaskan kronologinya.

Ia menyebut, sejak lahir Manganang diklaim sebagai perempuan, meskipun secara fisik tak terlihat seperti perempuan.

Pihaknya pun menawarkan bantuan kepada mantan atlet voli putri itu untuk diperiksa.

Ternyata Aprilia Manganang menyambut baik dan antusias.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, Manganang lebih banyak memiliki hormon laki-laki, termasuk memiliki organ-organ jenis kelamin laki-laki.

Aprilia Manganang, eks atlet putri nasional yang kini dipastikan sebagai laki-laki. Sejak lahir mengalami hipospadia.
Aprilia Manganang, eks atlet putri nasional yang kini dipastikan sebagai laki-laki. Sejak lahir mengalami hipospadia. (Instagram Aprilia Manganang)

Berikut ini pernyataan lengkap Andika Perkasa.

"Aprilia ini diklaim sebagai seorang wanita atau memiliki akta kelahiran wanita tetapi penampilan fisiknya tidak seperti wanita lainnya.

Jadi saya berkonsultasi menawarkan apa yang bisa kami bantu untuk dia. Akhirnya Sersan Manganang rupanya menyambut dengan sangat excited,

rupanya inilah yang ditunggu-tunggu sehingga saya hadirkan tim dari RSPAD lengkap yang tadi sudah saya sebutkan spesialisasinya bidangnya,

kemudian kita lakukan pemeriksaan secara lengkap di RSPAD dengan menggunakan seluruh fasilitas kesehatan yang kami punya.

Dari hasil pemeriksaan itu, ternyata bahwa dilihat dari pemeriksaan urologi ternyata Sersan Manganang lebih memiliki organ-organ jenis kelamin laki-laki dan bahkan tidak ada organ-organ internal jenis kelamin wanita.

Kemudian, pemeriksaan hormonalnya pun begitu. Hormonalnya normal, hormon testosteronnya juga diukur sehingga secara faktual dan ilmiah kita meyakini bahwa Sersan Manganang lebih memiliki hormonal yang masuk dalam kategori normal laki-laki."

Apa Hispospadia yang Dialami Manganang?

Andika Perkasa juga menyebut, Aprilia mengalami kelainan hipospadia sejak lahir.

"Saat dilahirkan anak ini punya kelainan pada sistem reproduksinya yang dalam terminologi kesehatan disebut hipospadia," ujar KSAD dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari kanal TribunJabar.id dari Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

Lantas, apa itu hipospadia?

Hipospadia sering disebut sebagai penyebab kelamin ambigu.

Secara lebih jelasnya, hipospadia merupakan kelainan pada saluran kemih atau uretra, penis, dan kulit penis, begitu menurut keterangan di laman Departemen Urologi RSCM-FKUI.

Saat mengalami hipospadia, pembukaan uretra bukan di ujung penis, melainkan di bagian bawah.

Perlu diketahui, uretra merupakan saluran kencing yang mengalirkan urin dari kandung kemih.

Ada tiga jenis hipospadia yang sering ditemukan, di anataranya adalah lubang penis yang terletak pada bagian bawah penis, penis yang menekuk ke arah bawah, hingga kulit penis yang berlebihan di bagian atas penis.

Sampai saat ini, belum diketahui pasti penyebab hipospadia.

Namun, ada beberapa faktor yang mungkin berperan dalam kelainan tersebut, di antaranya adalah sejarah keluarga, genetika, bayi yang lahir dari ibu di atas 35 tahun, hingga paparan zat tertentu.

Hipospadia yang kasusnya ringan biasanya tidak membutuhkan operasi.

Namun pada beberapa kasus, hipospadia membutuhkan corrective surgery.

Hal itu dilakukan untuk meluruskan bentuk penis dan memperbaiki posisi bukaan urethra.

Saat ini, corrective surgery juga dilakukan terhadap Aprilia Manganang.

Andika Perkasa mengatakan jajarannya menyampaikan diperlukan bedah korektif atau corrective surgery sebanyak dua kali berdasarkan persetujuan dan keinginan Manganang. 

"Jadi saat ini Sersan Manganang yang di tengah dia masih salam proses recovery, operasi sudah selesai dan sesuai rencana, proses recovery nya juga bagus, tetapi masih belum bisa keluar dari rumah sakit," kata Andika.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Serda Aprilia Manganang Ajukan Nama Aprilio Perkasa Manganang ke Pengadilan Negeri Tondano, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/03/19/serda-aprilia-manganang-ajukan-nama-aprilio-perkasa-manganang-ke-pengadilan-negeri-tondano.
Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved