Breaking News:

Sempat Jajakan di Pasar Malam-malam, Kini Omzet Maryamah Korban PHK Ini Rp 18 Juta Per Minggu

Nasib keberuntungan ini dialami perempuan bernama Maryamah (41) yang baru kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Omzetnya mencapai Rp 18 juta per minggu

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Irvan Maulana
Sempat Jajakan di Pasar Malam-malam, Kini Omzet Maryamah Korban PHK Ini Rp 18 Juta Per Minggu 

TRIBUNCIREBON.COM - Tidak disangka, usaha yang baru dijalani beberapa bulan, kini omzetnya mencapai Rp 18 juta per minggu.

Nasib keberuntungan ini dialami perempuan bernama Maryamah (41) yang baru kena pemutusan hubungan kerja (PHK), atau korban PHK.

Bermodal uang pesangon yang cuma Rp 3 juta, Maryamah menjajal peruntungannya dengan berbisnis Harum Manis dan kini omzetnya terus meroket. 

Baca juga: Buruh Jawa Barat Demo Besar Jika THR Dicicil, Jelang Lebaran Hari Raya Idulfitri 

Baca juga: Hasil 70 LIDA 2021 Grup 2 Merah, Duta Kalbar Terselamatkan Juri, Siapa yang Tersenggol Malam Tadi?

Baca juga: Sisi Positif & Negatif KB Spiral, Sebelum Anda Pasang Alat Kontrasepsi Ini Simak Dulu Penjelasannya

Sebelumnya, Maryamah bekerja sebagai buruh di salah satu pabrik garmen di Subang.

Namun, pandemi Covid-19 membuat pabrik itu kesulitan. Sejumlah karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), termasuk Maryamah.

Sejak bulan Agustus, praktis Maryamah pun tak lagi pekerjaan. Ini membuat ibu tiga anak, warga Kampung Hamerang, Desa Tanggulun Timur, Kalijati, Subang itu terpaksa memutar otak.

Terlebih uang pesangonnya tak besar, dan akan dengan segera habis dika tak dipergunakan untuk usaha.

Pilihan pun akhirnya jatuh pada usaha Harum Manis.  Di mata Maryamah, jajanan manis anak-anak itu sangat menjanjikan.

Pasarnya jelas, mudah terjual, dan tak memerlukan modal yang banyak.

Pilihan berbisnih Harum Manis juga dipilih Maryamah karena bisnis ini bukan bisnis yang asing bagi dirinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved