Breaking News:

Sandiaga Uno Bilang Wisatawan Asing Boleh Kunjungi Indonesia Lagi Mulai Juni 2021

Menteri Pariwisata Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemerintah akan membuka lagi kunjungan turis asing.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribunjabar.id/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pemerintah akan membuka lagi kunjungan turis asing atau wisatawan mancanegara

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) tingkat menteri terkait perluasan travel corridor arrangement.

Menteri Sandiaga berhap kehadiran kembali wisatawan mancanegara dapat memulihkan ekonomi terutama bagi daerah yang bergantung pada sektor Parekraf seperti Provinsi Bali

Ini adalah bentuk komitmen kami dari Kemenparekraf untuk menindaklanjuti guidance yang disampaikan oleh Presiden kemarin, yaitu bagaimana Bali bisa menyiapkan pembukaan bagi wisatawan mancanegara pada pertengahan Juni atau Juli tahun ini dengan berbagai persyaratan," ujar Menparekraf Sandiaga Uno usai melakukan rakor, Rabu (17/3/2021).

Menparekraf mengatakan, persyaratan pembukaan wisman adalah angka Covid-19 yang terkendali dan terus ditekan, peningkatan kepatuhan protokol kesehatan, serta penguatan dari testing, tracing and treatment.

“Vaksinasi di Bali ditargetkan mencapai angka 2 juta atau lebih di bulan Juli,” kata Menparekraf.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Bali telah menentukan pilot project di tiga kawasan yang ditetapkan sebagai zona hijau, yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Sanur di Kota Denpasar, dan ITDC Nusa Dua di Kabupaten Badung. 

Penetapan zona tersebut dimaksudkan untuk membentuk zona berpola hidup sehat dan menerapkan standar protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 secara ketat dengan kebijakan vaksinasi menyeluruh terhadap orang yang tinggal dan beraktivitas di wilayah tersebut. 

Hal itu sekaligus merupakan prakondisi dari tahapan-tahapan yang nantinya akan ditempuh untuk kembali membuka sektor pariwisata apabila situasi pandemi telah terkendali.

"Kami membahas dengan Bu Menlu dan perwakilan kementerian/lembaga, semua sudah memberikan masukan dan kita sudah mencapai kesepakatan bahwa kita memulai proses finalisasi persiapan kita dalam konsep travel corridor arrangement,” ucap Sandiaga.

“Ini akan kita monitor dan evaluasi setiap dua minggu dan akan kami lakukan langkah koordinasi untuk dilaporkan kepada Presiden untuk segera dirataskan (rapat terbatas) dan diambil keputusannya," lanjutnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved