Breaking News:

Gejolak Keretakan Bupati dan Wabup Ancam Perolehan Suara Partai di Pilkada Mendatang

Keretakan rumah tangga eksekutif di Pemerintahan Kuningan, antara Bupati H Acep Purnama dengan Wakil Bupati HM Ridho Suganda sontak ditanggapi Abidin

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Kolase/Tribuncirebon.com
Wabup Kuningan HM Ridho Suganda (kiri) dan Bupati Acep Purnama (kanan) 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Keretakan rumah tangga eksekutif di Pemerintahan Kuningan, antara Bupati H Acep Purnama dengan Wakil Bupati HM Ridho Suganda sontak menjadi kajian politik mantan Anggota Fraksi PDIP DPRD Kuningan, Abidin saat berbincang dengan Tribuncirebon.com, Kamis (18/3/2021).

Abidin yang  sempat manjadi Anggota DPRD Kuningan 2004-2009 ini menyebut dinamika yang terjadi ini akan menjadi tontonan bagi lapisan masyarakat Kuningan.

Hal itu, tidak menutup kemungkinan hendak menurunkan nilai kepercayaan dari masyarakat.

Baca juga: Tak Dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Mutasi dan Rotasi Pejabat Tetap Berjalan Diikuti Ratusan ASN

"Saya meyakini keretakan antara Bupati dan Wakil Bupati sekarang, ini sudah menjadi tontonan warga, bahkan menjadi konsumsi warga luar Kuningan juga. Kondisi ini akan menjadi bomerang dalam tata kelola partai," kata Abidin yang juga Pengusaha Wisata di Kuningan.

Perlu diketahui bahwa PDIP di Kuningan ini partai penguasa hampir seperempat abad.

Sejak tahun 2004 -2009 ada sebanyak 17 dari 50 kursi Anggota DPRD Kuningan.

Kemudian untuk tahun 2009 - 2014 sebanyak 14 kursi dan periode 2014-2019 ada sebanyak 10 kursi dan sekarang periode sekarang 2019 -2024 itu sebanyak 9 kursi.

"Dari kebanyakan jumlah kursi pada tahun 2004 kita punya Bupati dan Ketua DPRD Kuningan hingga sekarang, di posisi eksekutif merupakan satu paket kader PDIP," katanya.

Baca juga: Fakta-fakta Memanasnya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Balikin Mobil Dinas, Ada Apa Ya?

Abidin menilai tindakan Wakil Bupati Kuningan dalam mengembalikan kunci dua unit mobil dan seperangkat aset negara pendukung kerja lainnya.

Ini merupakan kebaikan pribadi Wabup dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai birokrat.

"Terlebih di masa Pandemi Covid19 sekarang  yang saya tahu, semua anggaran kena pemangkasan alias refocusing. Jadi tindakan Wabup Edo sudah benar melakua5 inisiasi dalam meringankan beban pemerintah tanpa melulu menggunakan fasilitas pemerintah," ungkapnya.

Abidin berharap keretakan rumah tangga eksekutif ini bisa cepat ditangani alias segera berdamai.

Sebab, jika kondisi keretakan berlarut - larut seperti ini, juga tidak baik bagi pejabat atau masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved