17 Tahun Bencana Tsunami Aceh Berlalu Polisi Bernama Asep Ditemukan Selamat, Ada di Rumah Sakit Jiwa

Abrip Asep pria yang dulu sudah ditahlili 40 harinya, kini ditemukan masih hidup di RSJ Zainal Abidin, banda Aceh.

Editor: Mumu Mujahidin
Kolase Kompas.com.Tribunnews.com
Penemuan Abrip Asep korban tsunami Aceh 17 tahun lalu membuat teman satu letting di Polri dan keluarganya merasa bahagia. 

"Percaya nggak percaya awalnya.

Karena dulu itu sudah ditahlilin, 40 hari, satu tahunan, ternyata masih hidup. Alhamdulillah," kata Burhan kepada Kompas.com (grup SURYA.co.id) saat ditemui di rumahnya di Dusun 1, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Burhan menuturkan, Abrip Asep adalah anak kelima dari tujuh bersaudara.

"Saya anak ketujuh, adiknya. Waktu dia tugas ke Aceh dulu, saya baru 17 tahun," kata Burhan.

Berawal dari teman satu letting di Polri

Abrip Asep saat ditemui teman-temannya di RSJ Banda Aceh (facebook)
Abrip Asep saat ditemui teman-temannya di RSJ Banda Aceh (facebook) (Tribunmedan)

Kabar gembira itu datang saat teman satu letting Abrip Asep datang ke rumah beberapa hari lalu.

Teman satu leting itu kini bertugas di Mako Brimob Rawa Laut, Bandar Lampung.

"Pas ditunjukkan foto, kami yakin itu kakak kami, ada ciri khusus dari dia," kata Burhan.

Ciri khusus itu adalah bekas jahitan di kening dan tahi lalat di telinga sebelah kanan.

"Itu luka waktu dia kecil, jatuh di kamar mandi," kata Burhan.

Edi (60), kakak ipar Abrip Asep menambahkan, adik iparnya sempat pulang ke Lampung sebelum ditugaskan ke Aceh pada 2004 lalu.

Saat itu, ayahanda Asep, M Yusuf baru meninggal dunia.

"Dia dua kali tugas di Aceh, terakhir ketemu pas ayah mertua meninggal dunia," kata Edi.

Edi mengatakan, keluarga sangat bersyukur jika benar yang ditemukan di Aceh itu adalah Asep.

Karena ada tahapan lain yang harus dijalani untuk memastikannya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved