17 Tahun Bencana Tsunami Aceh Berlalu Polisi Bernama Asep Ditemukan Selamat, Ada di Rumah Sakit Jiwa

Abrip Asep pria yang dulu sudah ditahlili 40 harinya, kini ditemukan masih hidup di RSJ Zainal Abidin, banda Aceh.

Editor: Mumu Mujahidin
Kolase Kompas.com.Tribunnews.com
Penemuan Abrip Asep korban tsunami Aceh 17 tahun lalu membuat teman satu letting di Polri dan keluarganya merasa bahagia. 

TRIBUNCIREBON.COM - Setelah 17 tahun tsunami Aceh berlalu, Abrip Asep ditemukan masih hidup.

Namun kondisi Abrip sangat memprihatinkan, pasalnya korban tsunami Aceh ini ditemukan di sebuah Rumah Sakit Jiwa.

Nama Abrip Asep, mendadak viral setelah teman satu lettingnya di Tamtama Polri mengunggah video pertemuannya.

Keluarga Abrip Asep seolah tak percaya, pria yang dulu sudah ditahlili 40 harinya, kini ditemukan masih hidup di RSJ Zainal Abidin, banda Aceh.

Abrip Asep dulu dari Resimen II Pelopor Angkatan 351 99/00 yang dinyatakan hilang pasca- tsunami Aceh 2004.

Kini sosok Abrip Asep ditemukan sebagai salah satu pasien RSJ Zainal Abidin Banda Aceh.

Video pertemuan anggota Polda Aceh yang mengaku seangkatan dengan Asep di RSJ Zainal Abidin viral di media sosial sejak Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Kisah Sarji Warga Kuningan Berusia 102 Tahun, Setiap Malam Lihat Arwah Keluar dari Kuburan di TPU

Baca juga: Gunakan Busana Syari, Perempuan Asal Indramayu Ini Dorong Gerobak, Keliling Jual Cilok Buatannya

ISTIMEWA VIA TRIBUNMEDAN
Abrip Asep Akhirnya Ditemukan Setelah 17 Tahun Menghilang dari Tsunami Aceh.
ISTIMEWA VIA TRIBUNMEDAN Abrip Asep Akhirnya Ditemukan Setelah 17 Tahun Menghilang dari Tsunami Aceh. (Tribunmedan)

Rekaman video berdurasi 00,12 detik itu tampak rekannya terlihat sangat bergembira saat menyampaikan informasi ke rekan polisi seangkatan Letting 351.

Penemuan Abrip Asep pun terdengar hingga ke keluarganya.

Kebahagian keluarga juga tampak terlihat ketika mendapat kabar Abrip Asep masih hidup meski tak menyangkanya.

Sudah tahlilan 40 hari

Pihak keluarga memastikan video yang diunggah temannya adalah benar Abrip Asep diketahui dari bekas jahitan di kening dan tahi lalat di telinga.

Kakak kandung Asep, Burhan mengatakan, bekas jahitan di kening itu adalah luka yang dialami akibat Asep terjatuh di kamar mandi saat ia masih kecil.

Burhan mengaku merasa tidak percaya sekaligus bahagia bahwa adiknya ditemukan masih hidup.

Padahal pada 2004 silam, pihak keluarga sudah menganggap Asep meninggal sehingga menggelar tahlilan 40 hari hingga satu tahunan.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved