Breaking News:

Oded Berikan Izin Konser Musik di Bandung, Begini Prosedur Pengajuan Event di Tengah Pandemi

Prosedur pengajuannya, kata dia, sama seperti saat akan pembukaan sektor ekonomi lain seperti Mall, cafe dan tempat hiburan.

KOMPAS.com/Tresno Setiadi
Ilustrasi konser: Warga berimpitan menyaksikan pentas dangdutan di tengah landemi yang digelar salah satu pejabat di Lapangan Tegal Selatan Kota Tegal, Rabu (23/9/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Oded M Danial memberikan izin menggelar event atau pertunjukan musik selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Secara Proporsional. 

Izin tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 28 Tahun 2021, Perubahan Keempat Atas Perwal Nomor 1 Tahun 2021, terkait (PSBB) Proporsional Dalam Rangka Pencegahan dan  Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), 9 Maret 2021.

Pada Pasal 19 poin 8b disebutkan jika kegiatan atau aktivitas event dan atau konser musik serta aktivitas usaha gelanggang seni, diperbolehkan dengan kapasitas paling banyak 30 persen dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Seorang PSK Menangis Histeris di Hotel Kelas Melati Cianjur, Tak Kuat Menanggung Malu

Baca juga: Demokrat Jabar Keluarkan Maklumat Denda Rp 2 Miliar Jika Ada yang Pakai Atribut Partai Tanpa Izin

Menurut Oded, kebijakan tersebut dibuat dalam rangka pemulihan ekonomi. Sebab, kata dia, dalam menghadapi pandemi Covid-19 tidak bisa hanya fokus pada kesehatan saja. 

"Namanya menghadapai Covid-19 ini seninya ada dua, kesehatan dan ekonomi, inilah yang terus kita lakukan, kita berikan relaksasi (izin operasional). Insya Allah selama ini dengan konsep seperti itu Alhamdulillah terkendali," ujar Oded, saat ditemui di Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, Senin (15/3/2021). 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menambahkan, jika nanti sudah ada gelaran konser peserta dan penyelenggara wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sepanjang kegiatan.  

"Kan vaksinasi melengkapi 3M dan 3T, kalau 3M nya tidak dilaksanakan kita akan bobol pada saat tracingnya, jadi kegiatan apapun yang direlaksasi harus disiplin protokol kesehatan," ujar Ahyani. 

Menurut Ahyani, penyebaran Covid-19 di Kota Bandung saat ini relatif terkendali, meski temuan kasus positif masih ada setiap harinya. 

Berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, hingga Minggu 14 Maret 2021, angka kumulatif pasien positif mencapai 14,226 orang, positif aktifnya 906 orang, sembuh 13,062 orang dan meninggal 258 orang. 

Halaman
123
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved