Breaking News:

Pilpres 2024

Elektabilitas Ridwan Kamil Makin Meroket Sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024, AHY Ikut Menguat

Ridwan Kamil dengan elektabilitas 14,1 persen, Ganjar Pranowo di 13,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 7 persen, Sandiaga Uno 6,8 persen

Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (1/12/2020). Elektabilitas Ridwan Kamil Makin Meroket Sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024, AHY Ikut Menguat 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Angka elektabilitas Ridwan Kamil kian meroket dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2024, berdasarkan survei yang dilakukan oleh IndEX Research.

Hal ini tidak lepas dari popularitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat dan peran aktifnya dalam penanganan Covid-19 di Jawa Barat.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada pada 25 Februari-5 Maret 2021 dan melibatkan 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia tersebut, nama Prabowo Subianto masih berada di posisi pertama dengan elektabilitas 20,4 persen.

Baca juga: Ridwan Kamil Bakal Bertarung di Pilpres 2024? Partai Nasdem Sudah Menggodanya, Emil pun Bereaksi

Baca juga: Elektabilitas Prabowo Subianto Meroket Sebagai Calon Presiden 2024 Kalahkan Ganjar & Anies Baswedan

Kemudian disusul Ridwan Kamil dengan elektabilitas 14,1 persen, Ganjar Pranowo di 13,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 7 persen, Sandiaga Uno 6,8 persen, dan Anies Baswedan 6,3 persen.

Posisi Ridwan Kamil di tempat kedua terbilang menarik mengingat pada hasil survei November 2020 lalu, elektabilitas Ridwan Kamil hanya berkisar di angka 7,8 persen.

Peneliti IndEX Research Hendri Kurniawan mengatakan ada kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil dari survei pada November lalu.

Hal itu salah satunya dipengaruhi beberapa kebijakannya sebagai gubernur Jabar.

"Ridwan Kamil ini relatif stabil, tapi memang ada kenaikan dibandingkan dari survei kami pada November 2020 lalu. Kenaikannya lumayan signifikan. Ini dipengaruhi kebijakan di daerahnya. Itu asumsi kami karena itu tidak masuk dalam instrumen pertanyaan kami," ujar Hendri melalui ponsel, Senin (15/3).

Hendri, kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil turut dipicu aktivitas politiknya yang relatif tak berdinamika.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved