Breaking News:

Dua Investor Asal China Diciduk Petugas Imigrasi Saat Tinjau Tambang Emas di Sukabumi, Ini Sebabnya

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi mengamankan dua orang warga negara asing ( WNA) asal China diduga ilegal, Jumat (12/3/2021).

Istimewa
Ilustrasi: Ditahan. Dua Investor Asal China Diciduk Petugas Imigrasi Saat Tinjau Tambang Emas di Sukabumi, Ini Sebabnya 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi mengamankan dua orang warga negara asing ( WNA) asal China diduga ilegal, Jumat (12/3/2021).

Informasi diperoleh Tribunjabar.id, dua WNA itu diduga merupakan tenaga kerja asing (TKA) yang akan dipekerjakan di sebuah galian tambang emas di wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca juga: Pantau Posko di Majalengka, Kapolda Jabar: PPKM Mikro Nyata Turunkan Angka Penyebaran Covid-19

Baca juga: Pelapor Kasus Pencurian Kelapa oleh Ketua RW Ungkap Alasannya Lapor Polisi, Lalu Berharap Mediasi

Baca juga: Nasib Janda Muda di Sungai Menang, Sudah Rela Disetubuhi dan Beri Uang, Video Syurnya Tetap Disebar

Namun, saat dikonfirmasi Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Taufan mengatakan, dua WNA itu bukan TKA, melainkan seorang investor di galian tambang emas di wilayah Kecamatan Simpenan.

Saat ini dua WNA itu telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan terkait keberadaan dua WNA China itu.

"Betul, kita lagi lakukan pemeriksaan, bukan TKA ilegal sih sebetulnya, mereka itu tidak melaporkan keberadaannya.

Ketika kami lakukan pengawasan keimigrasian mereka tidak melaporkan, belum ada laporan ke kami, sementara kami bawa dulu untuk dimintai keterangan di sini," ujarnya via telepon.

"Dua orang asal China, tadi siang kita mengecek dulu, jadi kan karena keberadaannya kita belum tahu, makanya kita cek, kita bawa ke kantor untuk dimintai keterangan.

Dokumen-dokumen ada, cuman itu aja masalah mereka tidak melaporkan keberadaannya.

Mereka itu sebetulnya masih sebagai investor, mereka datang itu ke Kecamatan Simpenan di galian tambang emas kalau gak salah, tambang emas di Kecamatan Simpenan sebagai investor," jelasnya.

Taufan menuturkan, keduanya sedang melakukan pengecekan kondisi tambang emas. Namun, mereka tidak melaporkan keberadaanya ke kantor Imigrasi.

"Jadi mereka sedang melihat kondisi si tambangnya seperti apa, namun keberadaannya tidak melaporkan ke imigrasi makanya kita amankan.

Baru semingguan kalau gak salah, tadi berdasarkan kita ambil dari bersangkutan semingguan," pungkas Taufan. (M Rizal Jalaludin)

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved