Breaking News:

Kekurangan Guru, Disdik Majalengka Ajukan 3.725 Kuota P3K, Sudah Diajukan ke Kemendagri

kekurangan guru untuk tingkat SD dan SMP di Kabupaten Majalengka itu jadi latar belakang pihaknya mengajukan seleksi tersebut.

Foto istimewa
Guru Honorer, Cokro Wijoyo (44) saat mengajar di SD Negeri Sekarmulya di Kecamatan Tukdana. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka mengajukan kuota 3.725 guru untuk mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau P3K tahun 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Ahmad Suswanto mengatakan, kuota 3.725 guru untuk seleksi P3K tersebut sudah diajukan ke Kemendagri dan Kemendikbud. 

"Seleksi P3K Disdik mengajukan 3.725 orang calon yang akan mengikuti seleksi itu. Sekarang kita lagi menunggu juklak juknis seleksi itu," ujar Suswanto saat dikonfirmasi, Jumat (12/3/2021).

Menurut Suswanto, kekurangan guru untuk tingkat SD dan SMP di Kabupaten Majalengka itu jadi latar belakang pihaknya mengajukan seleksi tersebut.

Kata dia, saat ini hampir seluruh sekolah tingkat dasar dan menengah mengalami kekurangan guru yang berstatus PNS.

Baca juga: Sebelum Dibunuh Secara Berantai Janda Muda dan Siswi SMA Ditiduri Rian Bogor, Polisi Temukan Ini

Baca juga: Waspadai 5 Gejala Baru Virus Corona, Pembekuan Darah Tak Normal hingga Sariawan

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Ditargetkan Rampung Pekan Ini

"Kita sangat membutuhkan tenaga guru itu karena hampir di setiap sekolah rata-rata kekurangan guru. Satu sekolah PNS hanya 1 atau 2 orang terutama di SD. Tidak ada satupun sekolah yang sesuai kebutuhan."

"Makanya terus terang kita sangat mengharapkan yang diajukan sebanyak 3.725 itu bisa diterima semuanya," lanjutnya.

Siswanto juga mengungkapkan, dalam seleksi nanti guru yang sudah terdaftar di Dapodik dan telah mengabdi menjadi tenaga honorer bertahun-tahun menjadi prioritas untuk mengikuti seleksi P3K.

"Kriterianya minimal sudah ada didalam dapodik mereka punya hak. Kita menghargai mereka yang sudah bertahun-tahun menjadi honor," ujarnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved