Breaking News:

Indramayu Darurat Praktk Perkawinan Anak Usia Dini, Setiap Tahun Ada Ratusan yang Dikawinkan Paksa

berdasarkan data yang dihimpun KPI, masih ada ratusan anak di Kabupaten Indramayu yang dipaksa menikah di bawah umur setiap tahunnya.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indinesia (KPI) Jawa Barat, Wini, Jumat (12/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu darurat praktik perkawinan anak di usia dini.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indinesia (KPI) Jawa Barat, Wini kepada Tribuncirebon.com di kediaman Rasminah, korban perkawinan dini di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (12/3/2021)

Wini mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun KPI, masih ada ratusan anak di Kabupaten Indramayu yang dipaksa menikah di bawah umur setiap tahunnya.

"Di masing-masing desa itu dari tahun 2017 tiap tahunnya ada satu sampai dua kasus. Kalau di Indramayu ada 317 desa maka sudah 317 anak yang dinikahkan dini setiap tahun," ujar dia.

Wini mengatakan, data tersebut terungkap dari pengaduan yang diterima KPI setelah membuat Balai Perempuan yang menjadi pusat pengaduan dan advokasi terkait perkawinan anak di setiap desa di Kabupaten Indramayu.

Lanjut dia, data ini adalah data yang berhasil tercatat, belum termasuk data pernikahan dini yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Baca juga: Sebelum Dibunuh Secara Berantai Janda Muda dan Siswi SMA Ditiduri Rian Bogor, Polisi Temukan Ini

Baca juga: Robert Alberts Tak Peduli Jadwal Main Persib Bandung, Minta Kepastian Lapangan Latihan di Sleman

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Data ini juga, disampaikan Wini diperkuat dengan tingginya angka dispensasi nikah yang dicatat oleh Pengadilan Agama Indramayu.

Selama tahun 2020, diketahui ada sebanyak 761 pemohon dispensasi nikah.

Jumlah tersebut meningkat hingga dua kali lipat lebih dibanding tahun 2019 yang hanya ada sebanyak 302 pemohon.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved