Breaking News:

Kasus Korupsi Cadangan Pangan

Kejari Periksa 27 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Cadangan Pangan di Kabupaten Cirebon

Kejari Kabupaten Cirebon masih mendalami kasus dugaan korupsi cadangan pangan di Kabupaten Cirebon.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kajari Kabupaten Cirebon, Hutamrin (kedua kanan), saat konferensi pers Kejari Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/3/2021). 

 Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kejari Kabupaten Cirebon masih mendalami kasus dugaan korupsi cadangan pangan di Kabupaten Cirebon.

Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Hutamrin, mengatakan, hingga kini puluhan saksi telah diperiksa jajarannya.

Menurut dia, sedikitnya ada 27 saksi yang telah memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Robert Alberts Lagi Cari Pengganti Omid Nazari, Persib Bandung Akan Kedatangan Pemain Anyar?

Baca juga: Irjen Pol Napoleon Tak Terima Dihukum 4 Tahun Penjara, Saya Lebih Baik Mati Daripada Dilecehkan

"Penyidikan kasusnya juga masih berlanjut," ujar Hutamrin saat konferensi pers di Kejari Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/3/2021).

Ia mengatakan, sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut juga telah diamankan.

Sebab, pihaknya menemukan sejumlah bukti dari hasil penyidikan sementara.

Misalnya dugaan aliran dana dari pihak swasta kepada dua tersangka yang berinisial HM dan D.

"Kedua tersangka merupakan kepala dinas dan pejabat dinas di lingkungan Pemkab Cirebon," kata Hutamrin.

Baca juga: Rizky Billar Berurusan dengan Polisi, Dipanggil Jalani Pemeriksaan di Polsek Tanjung Duren

Ia menyampaikan, kedua tersangka diduga terlibat kasus korupsi stok gabah yang menjadi cadangan pangan Kabupaten Cirebon pada 2019.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved