Breaking News:

Kasus Korupsi PDSMU Majalengka, Kejari Sebut Kerugian Negara Capai Rp 1,9 Miliar

Menurut perhitungan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat, kerugian uang negara ditaksir sebesar Rp 1.999.578.250.

Istimewa
ilustrasi uang 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka akhirnya mengetahui nominal kerugian negara akibat kasus korupsi pada Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) Majalengka.

Menurut perhitungan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat, kerugian uang negara ditaksir sebesar Rp 1.999.578.250.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Majalengka, Dede Sutisna melalui Kasi Pidsus, Elan Jaelani mengatakan pihaknya akhirnya dapat mengetahui kerugian uang negara hasil dari laporan BPKP Jabar.

Tahap selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan ahli keuangan, untuk memperkuat pembuktian tentang keuangan Negara.

"Sesegera mungkin penyidik akan melakukan pemeriksaan ahli," ujar Elan saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (10/3/2021).

Ia menjelaskan, jumlah kerugian keuangan negara tersebut terkait penyidikan perkara korupsi PDSMU Majalengka, yang terjadi selama kurun waktu tahun 2014-2019 silam.

Adapun, saat ini penyidik masih menetapkan satu orang tersangka dalam kasus tersebut.

"Bergantung hasil penyidikan nantinya, apakah ada tersangka lain atau tidak," ucapnya.

Sementara, sambung Elan, sampai saat ini tersangka tersebut belum dilakukan penahanan, karena menurut penyidik, tersangka tersebut saat ini masih kooperatif saat proses penyidikan, tidak berpotensi melarikan diri, tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved