Breaking News:

Eks Direksi PT Pos Indonesia yang Buron Terkait Kasus Korupsi Rp 9,4 Miliar, Ditangkap

Jaksa gabungan dari Kejari Bandung, Kejati Jabar dan Kejari DKI Jakarta menangkap Budhi Setiawan, mantan direksi PT Pos Indonesia. 

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Mega Nugraha
Jaksa gabungan dari Kejari Bandung, Kejati Jabar dan Kejari DKI Jakarta menangkap Budhi Setiawan, mantan direksi PT Pos Indonesia.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Jaksa gabungan dari Kejari Bandung, Kejati Jabar dan Kejari DKI Jakarta menangkap Budhi Setiawan, mantan direksi PT Pos Indonesia

Budhi sudah divonis bersalah dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan barang, dengan kerugian negara Rp 9,4 miliar pada 2018.

Namun, sejak putusan hingga saat ini, Budhi dianggap melarikan diri dan kerap berpindah-pindah tempat. 

Baca juga: Dua Kali Disuntik Vaksin Covid-19 Sekda Kota Bandung Ema Sumarna Tetap Positif Corona, Ini Gejalanya

Baca juga: BREAKING NEWS: Usai Divaksin, Camat Jatiwangi Majalengka Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Lockdown

Kepala Kejari Bandung Iwa Suwia Pribawa menerangkan, Budhi ditangkap di kantornya kawasan Roxy Jakarta Selatan pada Selasa (9/3) kemarin.

Penangkapan ini juga dibantu oleh Kejati DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Selatan. 

"Kami telah menangkap DPO atas nama Budhi Setiyawan yang seharusnya dieksekusi tahun 2018. Yang bersangkutan pada waktu itu terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi di PT Pos," ujar Iwa di Jalan Jakaeta, Kota Bandung, Rabu (10/3/2021).

Korupsi pengadaan itu sendiri dilakukan pada 2013. Saat itu, Budhi menjabat Direktur ITE PT Pos Indonesia.

Saat itu,perusahaan plat merah itu menjalin kontrak kerja dengan  itu PT Datindo Infonet dengan anggaran Rp 10,5 miliar antuk mengadakan peralatan berkaitan dengan teknologi sebanyak 1,725. 

"Tapi dari semua barang yang dibeli, banyak yang tidak berfungsi dan tidak sesuai spesifikasi. Seperti tidak ada GPS hingga daya baterai berdaya tahan rendah," ucap dia.

Dalam kasus ini, tidak hanya menjerat Budhi. Namun ada lima orang. Adapun Direktur PT Datainfo Infonet Prima, Efrendy Christine sudah diproses hukum dan sudah dieksekusi. 

Baca juga: Kim Jeffrey Blak-blakan Ungkap Soal Alasan Hengkang dari Persib yang Sudah Siapkan Kontrak Baru

Baca juga: Wanita Muda Ingin Cari Kerja, Malah Terjebak Layani Pria Tak Dikenal Berulang Kali Gara-gara Ini

"Dari lima orang, dua sudah dieksekusi. Sisanya segera menyusul," ucap du.
 Allah yang lainnya menyusul," tuturnya. 

Menurut Iwa, beberapa kali Budhi yang divonis 6 tahun penjara lewat putusan Mahkamah Agung itu termonitor berpindah-pindah tempat. 

"Berdasarkan informasi yang kami peroleh, dia berpindah-pindah. Makanya pada waktu kami melayangkan surat panggilan hanya satu kali yang bisa diterima. Sekarang sudah ditangkap segera dieksekusi ke Lapas Sukamiskin," ujarnya.

Baca juga: Amalan Sambut Isra Miraj 1442 H dan Bacaan Sholawat Rajabiyah Agar Bertemu Ramadan Kembali

Baca juga: INI TIGA Wakil Jabar yang Lolos Audisi LIDA 2021, Ribuan Netizen Langsung Beri Semangat

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved