Breaking News:

Diusulkan KBM Tatap Muka Digelar di Tiga Kecamatan Kabupaten Majalengka

Tiga kecamatan di Kabupaten Majalengka diusulkan menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eko Yulianto
Gelaran KBM Tatao Muka di salah satu SMP di Kecamatan Jatiwangi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Tiga kecamatan di Kabupaten Majalengka diusulkan menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Ahmad Suswanto kepada Tribun, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: LOKER Besar-besaran Kompas TV Ada 15 Posisi Lowongan Kerja untuk Lulusan D3, S1 dan Fresh Graduate

Pengusulan itu sudah dilayangkan dinas setempat ke Bupati Majalengka untuk segera direalisasikan.

"Ada tiga kecamatan di Kabupaten Majalengka yang masuk dalam zona hijau, yakni Kecamatan Malausma, Bantarujeg dan Sindang. Ketiganya sudah 1 bulan masuk zona hijau Covid-19 maka kami ajukan untuk tatap muka secara bertahap di 3 kecamatan itu," ujarnya.

Ahmad menjelaskan, relaksasi pembukaan sekolah dilakukan dengan cara paling konservatif.

Sebab, walau bagaimana pun mengutamakan kesehatan masyarakat.

Nantinya, kata dia, siswa-siswi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tiga kecamatan tersebut akan mengikuti KBM tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk tiga kecamatan ini kelas 1 sampai 6 SD dan 7 sampai 9 SMP KBM tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan dan pengurangan jam pelajaran," ungkapnya.

Sementara, untuk kecamatan lainnya, dijelaskan dia, pihaknya juga berencana menggelar KBM tatap muka.

Namun hal itu, hanya diberlakukan bagi siswa kelas 6 SD dan 9 SMP.

Sebab, mereka akan dihadapi ujian sekolah yang mana harus dipersiapkan.

"Bagi kecamatan lain untuk kelas 6 SD dan 9 SMP tatap muka. Kenapa itu dulu karena sebagai uji coba dan persiapan menghadapi ujian sekolah. Persiapan ujian sekolah kita akan maksimalkan untuk kelas 6 dan 9 dengan protokol kesehatan,"

"Surat sudah kami layangkan kepada Pak Bupati. Tunggu saja jawabannya seperti apa," pungkasnya.

Baca juga: INNALILLAHI, Mang Oded Unggah Meninggalnya Ketua Umum DPP Paguyuban Sundawani Lucky Lesmana

Baca juga: Sule dan Nathalie Holscher Pisah Ranjang, Sule Blak-blakan Ungkap Kondisi Ibu Tiri Rizky Febian

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved