Breaking News:

Bupati Majalengka Karna Sobahi Belum Bolehkan KBM Tatap Muka Digelar, Ini Alasannya

Karna memastikan, pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu ke Kementerian Pendidikan Nasional terkait kegiatan belajar tersebut.

Tribuncirebon.com/Eko Yulianto
Gelaran KBM Tatao Muka di salah satu SMP di Kecamatan Jatiwangi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi belum memperbolehkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) digelar secara tatap muka.

Hal itu otomatis, menggugurkan upaya Dinas Pendidikan Majalengka untuk mengusulkan tiga kecamatan yang sudah zona hijau untuk secepatnya melaksanakan kegiatan belajar di sekolah.

Karna Sobahi memastikan, pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu ke Kementerian Pendidikan Nasional terkait kegiatan belajar tersebut.

Baca juga: Relaksasi KBM Tatap Muka di Indramayu Harus Kembali Dievaluasi, Satgas Sebut Pemicunya Gara-gara Ini

Baca juga: Siap-siap Tiga Kecamatan di Majalengka Diusulkan Gelar KBM Tatap Muka, Ini 3 Kecamatannya

"Terkait pembukaan sekolah, kita akan konsultasi ke Kementerian Pendidikan Nasional. Masalahnya saat ini, apakah dibukanya pesantren juga akan dibukanya sekolah, boleh tidak begitu. Oleh karena itu, kami akan kaji terlebih dahulu," ujar Karna Sobahi saat dikonfirmasi, Selasa (9/3/2021).

Selain konsultasi, Karna menjelaskan, pihaknya akan mempersiapkan dulu segala sesuatunya.

Salah satunya, akan melakukan vaksinasi dulu ke para guru.

"Di kita ada sekitar 11 ribu guru jumlahnya. Nah kita akan vaksin dulu mereka demi mencegah adanya klaster sekolah nantinya," ucapnya.

Ketika sudah divaksin, sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan Majalengka itu, akan ada senggang waktu lagi hingga vaksinasi dosis kedua.

Hal itu berguna, untuk memastikan para guru bebas dari virus corona.

"Jadi nanti waktunya nunggu para guru divaksin terlebih dahulu hingga dosis kedua. Sehingga, untuk saat ini tidak diperbolehkan terlebih dahulu untuk KBM tatap muka," jelas dia.

Diketahui, Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Ahmad Suswanto telah melayangkan usulan terhadap tiga kecamatan untuk menggelar KBM tatap muka.

Ketiga kecamatan itu, yakni Kecamatan Malausma, Bantarujeg dan Sindang yang mana keseluruhannya sudah sebulan terakhir masuk ke dalam kategori zona hijau penyebaran Covid-19.

Baca juga: Penutupan Jalan di Kota Bandung Diperluas Selama Libur Panjang Akhir Pekan Ini hingga 35 Titik

Baca juga: Mimpi ke Mekah di Malam Jumat, Warga Sumedang yang Tinggal di Rumah Reyot Dapat Perbaikan Rumah

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved