Breaking News:

Politik

Moeldoko Berani Ganggu Posisi AHY di Partai Demokrat, Bupati Lebak Iti Octavia Siap Santet Moeldoko

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, mengaku akan mengirimkan santet kepada Moeldoko.

capture kompas tv
Moeldoko berpidato di hadapan peserta KLB Partai Demokrat versi Sumut 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, mengaku akan mengirimkan santet kepada Moeldoko.

Langkah itu dilakukan karena Moeldoko kini menjadi ketua umum Partai Demokrat versi kongres luar biasa yang berlangsung di Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Adapun Iti Octavia Jayabaya merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Banten.

Dia secara tegas menyampaikan sikap penolakannya terhadap hasil KLB yang menunjuk Moeldoko sebagai ketua umum. 

Dalam Commander's Call yang digelar seluruh Ketua DPD Partai Demokrat dari 34 provinsi, Iti menyampaikan bahwa dirinya tetap setia kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Iti memastikan dia bersama para ketua DPC serta kader di Banten tidak gentar menghadapi kubu Moeldoko.

Bahkan, Iti menyampaikan siap mengirimkan santet kepada Moeldoko.

"Banten tidak gentar. Kami tetap setia pada ketum (AHY) kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkap Iti.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) meminta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menolak hasil kongres luar biasa (KLB) yang digelar kubu kontra-AHY di Deliserdang. AHY juga meminta Kemenkumham menyatakan KLB yang menghasilkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat itu ilegal dan inkonstitusional.

"Agar Kementerian Hukum dan HAM menolak dan tentunya menyatakan bahwa gerakan pengambilalihan kekuasaan atau kepemimpinan Partai Demokrat melalui yang para pelaku klaim sebagai KLB atau kongres luar biasa tanggal 5 Maret di Deli Serdang, Sumatera Utara, sebagai kegiatan yang ilegal, kegiatan yang inkonstitusional, kami sebut KLB abal-abal," kata AHY saat tiba di Kantor Kemenkumham, Senin (8/3/2021), dikutip dari tayangan Kompas TV.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved