Satops Patnal Ciayumajakuning Sidak Lapas Kelas I Cirebon, Razia dan Tes Urine Para Napi
petugas juga melakukan tes urine dan mengambil sampel secara acak dua WBP dari setiap sel tahanan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Tim Satuan Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) mengelar sidak di Lapas Kelas I Cirebon, Kamis (4/3/2021) malam.
Sidak itu tampak dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat, Imam Suyudi.
Tim yang terdiri dari gabungan petugas pemasyarakatan UPT se-Ciayumajakuning itu berkumpul di Lapas Kelas I Cirebon, Jalan Kesambi Raya, Kota Cirebon.
Selanjutnya Imam Suyudi memimpin tim tersebut menyambangi rutan yang berada di Jalan Benteng, Kota Cirebon, kira-kira pukul 19.30 WIB.
Baca juga: Virus Corona Makin Menggila di Indramayu, Kemarin Bertambah 95 Kasus Baru, Ini Penyebabnya
Baca juga: Hati-hati Ini 4 Penyebab Kematian Pada Penderita Diabetes yang Perlu Anda Waspadai
Petugas pun langsung seluruh blok sel yang dihuni warga binaan pemasyarakatan (WBP) di rutan tersebut.
Mereka terlihat menggeledah satu persatu kamar yang ditempati para WBP.
Selain itu, petugas juga melakukan tes urine dan mengambil sampel secara acak dua WBP dari setiap sel tahanan.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar, Imam Suyudi, mengatakan, sidak itu bertujuan untuk memastikan tidak beredarnya barang-barang terlarang dan berbahaya di Rutan Kelas I Cirebon.
Menurut dia, sidak itu merupakan tindak lanjut arahan Dirjen Pas Kemenkumham RI terkait deteksi dini pemberantasan ponsel, pungli, dan peredaran narkoba (Halinar).
"Sidak ini akan dilaksanakan rutin di Lapas dan Rutan wilayah Jawa Barat," ujar Imam Suyudi saat ditemui usai kegiatan.
Ia mengakui hasil penggeledahan seluruh blok hunian Rutan Kelas I Cirebon juga masih ditemukan barang terlarang.
Di antaranya, unting, korek api has, speaker, handsfree, power bank, cutter, charger, dan lainnya, yang langsung disita petugas.
Barang-barang semacam itu dilarang keras berada di kamar tahanan para warga binaan.
"Semoga hal-hal seperti ini tidak terulang lagi ke depannya, dan menciptakan lapas serta rutan bebas dari halinar," kata Imam Suyudi.
Selain itu, pihaknya memastikan hasil tes urine terhadap warga binaan Rutan Kelas I Cirebon juga seluruhnya negatif.
Baca juga: Ririe Fairus Skakmat Ayah Nissa Sabyan yang Bantah Anaknya Jadi Selingkuhan Ayus Sabyan, Ini Katanya
Baca juga: Adelia Wilhelmina Dikabarkan Meninggal Dunia, Istri Pasha Ungu Kaget Tulis Pesan Ini