Breaking News:

Persib Bandung

Robert Alberts Bilang Ada Duit Persib Bandung Belanja Pemain, Jika Gak Ada Duit ya Gak Bakal Belanja

Dia pun menghargai pendapat yang disampaikan bobotoh karena akan membangun keterikatan kuat dengan Persib.

bolasport
Pelatih Persib Bandung, Roberts Rene Alberts 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, sudah mengetahui melalui media sosial pemain-pemain yang diinginkan oleh bobotoh untuk didatangkan.

Dia pun menghargai pendapat yang disampaikan bobotoh karena akan membangun keterikatan kuat dengan Persib.

Hanya saja, Persib tidak bisa memenuhi setiap keinginan bobotoh karena ada anggaran yang harus disesuaikan dengan kemampuan klub.

"Dan di internet juga ada banyak nama yang disarankan oleh suporter dan itu bagus untuk keterikatan dengan klub," ujar Robert setelah memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (2/3/2021).

"Tapi kenyataannya berbeda, ada anggaran yang kami miliki."

Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan, Persib adalah klub terbaik dalam pengaturan keuangan di Indonesia.

Para pemain Persib Bandung menjalani latihan hari kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (2/3/2021).
Para pemain Persib Bandung menjalani latihan hari kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (2/3/2021). (Tribun Jabar)

Karena itu, kata dia, Persib tidak terlalu banyak mengeluarkan uang untuk merekrut pemain.

"Saya merekomendasikan pemain dengan CV yang fantastis, tapi harganya juga tentu fantastis sehingga manajemen berkata 'Maaf, Robert, itu di luar anggaran'," katanya.

Jadi siapa pun yang diincar oleh Robert harus masuk sesuai dengan anggaran perekrutan pemain yang dimiliki Persib.

"Kami harus mempunyai stabilitas keuangan yang bagus. Setiap bulan gaji pemain harus dibayarkan, tidak seperti klub lain di Indonesia," katanya.

Mantan pelatih PSM Makassar ini tak ingin Persib bernasib seperti klub yang pada akhirnya tidak mampu menggaji pemain dengan berani mengontrak dengan harga mahal.

"Mereka mendapatkan pemain dengan uang yang besar, tapi pada akhirnya tidak ada yang bisa membayarnya."

"Dari sana masalah dimulai dan kami di Persib tidak ingin mengalami itu," ucapnya. (*)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved