Breaking News:

Pemkab Majalengka Tak Ingin Memaksakan KBM Tatap Muka Kembali Digelar Meski Para Orang Tua Mengeluh

Meski, banyak orang tua yang mengadu meminta KBM tatap muka untuk kembali diselenggarakan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eko Yulianto
Gelaran KBM Tatao Muka di salah satu SMP di Kecamatan Jatiwangi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah tidak ingin memaksakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Majalengka kembali digelar.

Pasalnya, hingga memasuki satu tahun masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia, tanda-tanda meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 masih terjadi.

Hal itu membuat Pemerintah menentukan waktu kapan hal tersebut bisa dilakukan.

Meski, banyak orang tua yang mengadu meminta KBM tatap muka untuk kembali diselenggarakan.

Baca juga: Sopir Angkot di Karawang Cabuli Anak Tiri yang Masih Sekolah Dasar Selama Enam Tahun

Baca juga: Ririe Fairus Skakmat Ayah Nissa Sabyan yang Bantah Anaknya Jadi Selingkuhan Ayus Sabyan, Ini Katanya

Hal itu disampaikan Bupati Majalengka Karna Sobahi saat menanggapi perihal banyaknya keluhan orang tua untuk kembali menggelar KBM tatap muka, Rabu (3/3/2021).

"Sulit ya memprediksi hal seperti ini (pandemi Covid-19 berakhir). Kita ketahui, prediksi Mendikbud bahwa Januari sudah boleh tatap muka juga urung dilakukan karena Covid-19 masih terjadi," ujarnya.

Karna mengaku, saat tak ingin mengambil risiko dengan memaksakan KBM tatap muka kembali dilakukan di Kabupaten Majalengka.

Sebab, saat ini keselamatan peserta didik menjadi hal yang wajib diutamakan.

"Kita lihat situasinya dulu seperti apa, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka saat ini masih terus terjadi," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved