Breaking News:

Berat Badan Bocah 9 Tahun Ini Cuma 10 Kg, Ribuan Balita Lainnya di Indramayu Juga Alami Gizi Buruk

dengan kata lain ada sekitar 0,46 persen dari total 125.132 balita yang mengalami gizi buruk di Kabupaten Indramayu.

Foto istimewa
Uswa Aora Istiqomah (9), warga Desa Sleman Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu yang mengalami gizi buruk. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kasus balita yang mengalami gizi buruk masih ditemukan di Kabupaten Indramayu.

Pada 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu mencatat ada sebanyak 575 balita yang mengalami kondisi demikian.

Atau dengan kata lain ada sekitar 0,46 persen dari total 125.132 balita yang mengalami gizi buruk di Kabupaten Indramayu.

Selain gizi buruk, disampaikan Deden Bonni Koswara, masih ditemukan juga balita yang mengalami gizi kurang.

Jumlahnya ada sebanyak 5.755 balita atau sekitar 3,8 persen dari total balita di Kabupaten Indramayu.

"Untuk tahun ini, belum diketahui karena penimbangan balita masih berjalan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Mas Al Ikatan Cinta Posting Foto Pakai Piyama, Warganet Mayoritas Cewek Klepek-klepek, Komen Genit

Baca juga: Kucing Suka Mengedipkan Mata Ternyata Ada Artinya, Hewan Peliharaan Lucu Ini Disebut Merasa Terancam

Baca juga: Kata-kata Ini Diucapkan Rina Gunawan Sebelum Meninggal Dunia, Teddy Syach pun Ungkap Semuanya

Deden Bonni Koswara mengatakan, kegiatan penimbangan balita ini dilakukan setiap bulan Februari dan Agustus.

Namun, di masa pandemi sekarang, penimbangan tersebut tidak bisa digelar serentak dan sampai sekarang masih terus dilakukan secara bertahap.

Kasus gizi buruk di Kabupaten Indramayu, salah satunya dialami oleh Uswa Aora Istiqomah warga Desa Sleman Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Di usianya yang baru menginjak 9 tahun, berat badan bocah malang itu hanya 10 kilogram.

Tubuhnya kurus kering, ia juga tidak bisa berjalan. Dalam kesehariannya, Uswa Aora Istiqomah hanya mampu berbaring di tempat tidur.

Kedua orang tua Uswa Aora Istiqomah diketahui sudah meninggal dunia, ia hanya dirawat oleh sang nenek.

Kini bocah malang itu tengah menjalani perawatan di RSUD Indramayu sejak Senin (1/3/2021) kemarin.

"Gizi buruk yang dialami Uswa itu disebabkan oleh penyakit penyerta yang dideritanya," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved