Breaking News:

Banyak Balita di Indramayu Alami Gizi Buruk karena Ditinggal Sang Ibu Jadi TKW ke Luar Negeri

Hal ini disebabkan pula oleh tidak sedikit orang tua yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW di luar negeri.

Alodokter.com
Ilustrasi anak susah makan sayuran: Banyak Balita di Indramayu Alami Gizi Buruk karena Ditinggal Sang Ibu Jadi TKW ke Luar Negeri 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pola asuh yang salah menjadi pemicu banyaknya balita yang mengalami gizi buruk.

Hal ini disebabkan pula oleh tidak sedikit orang tua yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW di luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pola asuh yang tidak tepat ini semisal pemberian makanan yang terlalu dini atau tidak diberikannya air susu ibu (ASI) ekslusif.

"Pola asuh yang tidak tepat salah satunya dipicu oleh keberangkatan ibu dari ballita tersebut ke luar negeri untuk bekerja sebagai TKI," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Teddy Syach Beberkan Kronologi Rina Gunawan Meninggal Dunia Sejak Alami Sakit Usai Sibuk Kerja

Baca juga: Dua Minggu Menikah Wanita Ini Ditalak Suami, Ditinggal Nikah Lagi saat Sedang Hamil, Ini Penyebabnya

Deden Bonni Koswara menjelaskan, karena hal tersebut membuat anak yang masih baru berusia beberapa tahun itu harus diasuh oleh kakek dan neneknya.

Sehingga para balita itu pun tidak mendapat asupan makanan dengan gizi yang adekuat.

Berdasarkan data yang dicatat Dinas Kesehatan, total ada sebanyak 125.132 balita di Kabupaten Indramayu.

Sebanyak 575 balita atau 0,46 persen di antaranya mengalami gizi buruk

Sedangkan jumlah balita yang mengalami gizi kurang ada sebanyak 4.755 balita atau sebesar 3,8 persen.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved