Breaking News:

Sejumlah Anak Punk Asal Indramayu Terjaring Razia Satpol PP di Surabaya Viral di Medsos

Kabar terjaring razianya anak-anak punk asal Kabupaten Indramayu itu pun viral di media sosial.

Istimewa
Kabar anak punk asal Indramayu yang terjaring razia Satpol PP di Surabaya yang tersebar di Media Sosial. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah anak punk asal Kabupaten Indramayu terjaring razia Satpol PP di Surabaya, Jawa Timur.

Kini mereka tengah diamankan di UPT LIPOSOS milik Dinsos Surabaya.

Kabar terjaring razianya anak-anak punk asal Kabupaten Indramayu itu pun viral di media sosial.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu, Atu Ika Putri membenarkan hal tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Dinsos Kabupaten Indramayu, sedikitnya ada 5 anak punk yang diamankan, satu di antaranya merupakan perempuan.

Baca juga: Teddy Suami Mendiang Lina Terancam Dipenjarakan, Waktu Pengembalian Aset Rizky Febian Habis

Baca juga: Goyangan Rizky Billar dan Ayu Ting Ting Terekam, Unggahan Kekasih Lesti Kejora Diserbu Fans Leslar

Usia mereka pun rata-rata masih dibawah umur.

Yakni, Vika (14) warga Kecamatan Sukra, Rio Irawan (21) warga Kecamatan Jatibarang, Rido Riyanto (12) warga Kecamatan Jatibarang, Toni Setiadi (14) warga Kecamatan Sliyeg, dan Septian Zahbana als Acil Ridho (18) warga Kecamatan Kedokan Bunder.

"Demikian hasil penelusuran keluarga klien yang anaknya berada di LIPOSOS Surabaya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (2/3/2021).

Atu Ika Putri menyampaikan, setelah dilakukan konfirmasi dengan pihak keluarga pada hari kemarin, anak-anak punk tersebut rupanya memang sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah.

Keluarga bahkan baru mengetahui kabar anak-anak punk mereka terjaring razia setelah beredar di media sosial.

Dinsos Kabupaten Indramayu pun sekarang ini tengah berusaha melakukan penanganan agar anak-anak tersebut bisa dipulangkan ke keluarganya masing-masing.

"Untuk kelanjutannya saya belum dapat informasi lagi bagaimana teknis penjemputannya, apakah dijemput di Cirebon atau bagaimana karena kan sekarang lagi Covid-19, tapi yang jelas kami dari Dinsos sudah menjalani langkah-langkah penanganan," ujarnya.

Baca juga: Emil Komentari Soal Perpres Investasi Miras yang Diteken Jokowi: Banyak Investasi Lain Selain Miras

Baca juga: Kasus Covid-19 Menggila di Indramayu, dalam Sehari Bertambah 60 Kasus Baru, Ini Kata Satgas

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved