Breaking News:

Ketahuan Nonton Video Syur, Remaja Laki-laki Diasingkan ke Sebuah Desa, Kepsek Juga Kena Hukuman

Seorang remaja laki-laki diasingkan bersama keluarganya karena kedapatan menonton video syur.

Istimewa
Ilustrasi video syur 

TRIBUNCIREBON.COM- Seorang remaja laki-laki diasingkan bersama keluarganya karena kedapatan menonton video syur.

Menurut laporan Daily NK, Korea Utara belakangan ini meningkatkan hukuman dan tindakan keras berdasarkan 'hukum pemikiran anti-reaksioner'. 

Undang-undang itu tampaknya memperkuat kendali pemerintah atas warga negara di Korut.

Menurut sebuah sumber di Provinsi Pyongan Utara, seorang remaja laki-laki bersama keluarga diasingkan di sebuah pedesaan.

Diketahui bocah asal Sinuiju kedapatan menonton pornografi.

Remaja itu menonton video saat larut malam, ketika kedua orang tuanya tidak ada di rumah.

Dalam foto tak bertanggal ini, tentara Korea Utara terlihat di Provinsi Pyongan Utara.
Dalam foto tak bertanggal ini, tentara Korea Utara terlihat di Provinsi Pyongan Utara. (Daily NK)

Dia ditangkap saat pemeriksaan mendadak oleh satuan tugas yang dibentuk untuk memantau 'perilaku menyimpang'.

Menurut 'hukum pemikiran anti-reaksioner', Pasal 29 UU itu menyatakan hukuman 5 hingga 15 tahun kerja pemasyarakatan bagi mereka yang memiliki, video atau buku porno, foto dan gambar, atau 'gambar takhayul'.

Adapun orang yang mengimpor atau mendistribusikan materi semacam itu bisa dijatuhi hukuman seumur hidup sebagai tenaga pemasyarakatan .

Bisa juga penyebar dijatuhi hukuman mati, tergantung pada jumlah materinya.

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved