Virus Corona Belum Reda, Kasus Covid-19 Masih Terus Bertambah Majalengka Hari Ini Ada 23 Orang
Tercatat, pada hari ini di Kabupaten Majalengka penambahan kembali terjadi sebanyak 23 kasus.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. Virus Corona Belum Reda, Kasus Covid-19 Masih Terus Bertambah Majalengka Hari Ini Ada 23 Orang
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hingga memasuki program penerapan PPKM skala mikro tahap ketiga, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka terus mengalami penambahan.
Tercatat, pada hari ini, penambahan kembali terjadi sebanyak 23 kasus.
Hal itu sesuai dengan data di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, Jumat (26/2/2021) pukul 17.12 WIB.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Gandana Purwana mengatakan, terus terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 di Majalengka disebabkan sulitnya melacak penyebaran Covid-19.
Baca juga: Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Sejumlah Lokasi yang Terlarang Dikunjungi Warga Kuningan Selama PPKM
Baca juga: Vaksin Covid-19 Timbulkan Efek Samping Covid Arm, Apa Itu Covid Arm? Berbahaya Atau Tidak?
Apalagi, mobilitas masyarakat saat ini tidak sepenuhnya dibatasi.
"Kami hanya sebisa mungkin melakukan tracing jika ada suatu kasus Covid-19. Karena kami saat ini sudah sangat sulit mencari titik awal penyebarannya," ujar Gandana, Jumat (26/2/2021).
Disampaikan dia, kasus terkonfirmasi pada hari kemarin tercatat sebanyak 1.928 kasus.
Pada hari ini, bertambah menjadi 1.951 kasus.
Sementara, pasien meninggal berjumlah 168 kasus.
Masih disampaikan Ali, pasien aktif kini berjumlah 265 yang mana sebelumnya 209.
"Kecamatan Majalengka kini menjadi daerah dengan jumlah kasusnya cukup banyak yang kini ada 27 pasien aktif dari 233 pasien secara keseluruhan," ucapnya.
Gandana menambahkan, kasus Suspek dari 1.509 menjadi 1.513 orang sejak sehari terakhir ini dengan rincian 123 orang tengah isolasi, 1.389 selesai isolasi dan meninggal dunia menjadi 31 orang.
Sementara, kontak erat sudah mencapai 6.470 orang, rinciannya 1113 karantina, dan 5.355 Discarded.
"Pasien probable naik dari 65 orang menjadi 67" tandasnya.