Breaking News:

Ngaku Tenaga Kesehatan dari Pemerintah 3 Wanita Gasak Perhiasan Emas 20 Gram dari Nenek 80 Tahun

Ketiga wanita tersebut mengaku tenaga kesehatan utusan pemerintah lalu menggasak 20 gram gelang emas milik nenek Edeh.

Tribunjabar.id/Hilaman Kamaludin
Kanit Reskrim Polsek Rancakalong, Ipda Masrinaldy saat meminta keterangan korban nenek Edeh Tarsih (80). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Nenek Edeh Tarsih (80) menjadi korban pencurian oleh tiga orang wanita di rumahnya, di Dusun Pasirbiru, RT 2/2, Desa Pasirbiru, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Rabu (24/2/2021), siang.

Modus dalam pencurian ini yakni pengobatan atau terapi kesehatan.

Ketiga wanita tersebut mengaku tenaga kesehatan utusan pemerintah lalu menggasak 20 gram gelang emas milik nenek Edeh Tarsih yang disimpan di dalam lemari.

"Dia bilang, saya jangan bangun sebelum 5 menit karena masih proses pengobatan, takutnya keganggu," ujar Edeh saat ditemui di rumahnya, Rabu (24/2/2021), sore.

Setelah para pelaku menyarankan agar nenek Edeh Tarsih tidak bangun, mereka langsung pergi begitu saja dengan alasan masih ada warga lainnya yang harus diobati.

Baca juga: Belum Genap Sebulan Menikah Anak Bos Aneka Sandang Kuningan Meninggal Diduga karena Covid-19

Baca juga: Hati Ayah Ini Bergetar Mendengar Pengakuan Sopir Truk yang Tabrak Anaknya hingga Tewas: Saya Hancur

"Setelah lama disini, mereka pamit karena semua warga yang memiliki keluhan penyakit harus diobati, saya percaya saja," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Rancakalong, Ipda Masrinaldy mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan modus berpura-pura sebagai tenaga kesehatan itu.

"Sekarang masih lidik, mudah-mudah kerjaan kita berhasil," ucap Masrinaldy.

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat jangan mudah percaya dengan oknum yang mengaku tenaga kesehatan utusan pemerintah yang datang ke rumah untuk melakukan pengobatan.

"Mudah-mudahan warga lain bisa menjadikan kejadian ini sebagi pembelajaran agar hal yang sama tidak terulang seperti di Pasirbiru ini," katanya.

Diberitakan Tribun Jabar sebelumnya, aksi pencurian dengan modus pengobatan ini terjadi saat korban dipijat oleh dua orang pelaku, sedangkan satu pelaku lainnya mondar mandir di dalam rumah.

"Kita sudah menanyakan kronologisnya ke korban. Jadi korban ini dipijit dulu hingga merasa keenakan oleh tiga orang perempuan berusia sekitar 30 tahunan," ucap Masrinaldy

Dalam melakukan aksinya, kata dia, dua orang pelaku memijat korban, sedangkan satu orang lagi meninggalkan korban dan terus mendekati lemari.

"Emasnya disimpan di dalam lemari. Berdasarkan keterangan korban ada dua gelang seberat 20 gram,"  katanya.

Baca juga: Duit Nasabah Rp 13 Juta Hilang Misterius, dalam Sehari Saldo Tabungan Jadi Rp 500 Ribu

Baca juga: Ashanty Disebut Meninggal karena Corona, Anang Hermansyah Kaget Denger Kabar Hoaks dari Keluarganya

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved