Breaking News:

Harga Cabai Pedas Banget, di Sukabumi Tembus Rp 110 Ribu Per Kilogram, Normalnya Hanya Rp 45 Ribu

Cabai keriting sebelumnya dijual Rp 100 ribu naik jadi Rp 110 ribu per kilogram.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Tumpukan cabai di salah satu kios pedagang Pasar Pagi, Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Harga cabai di sejumlah pasar tradisonal Kota Sukabumi naik sebesar sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca.

Tomi (45), seorang pedagang sayuran di Pasar Stasiun Timur Kota Sukabumi, mengatakan, cabai merah lokal dari Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

Cabai keriting sebelumnya dijual Rp 100 ribu naik jadi Rp 110 ribu per kilogram.

Sedangkan harga rawit semula seharga Rp 60 menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

"Saat ini hampir semua jenis cabai mengalami kenaikan, yang paling signifikan mengalami kenaikan yaitu cabai keriting yang mecapai Rp 110 ribu per kilogram. Padahal harga normalnya sekitar Rp 45 ribu per kilogram," kata Tomi saat ditemui di lapak dagangannya di Pasar Stasiun Timur, Rabu (24/2/2021).

Kasi Pengawasan Barang dan Strategis, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindagin) Kota Sukabumi M. Rifki, mengatakan, berdasarkan pantaun dan monitoring bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Tradisional dan Modern Kota Sukabumi, kenaikan komiditi cabai tersebut hampir terjadi di semua pasar.

"Beberapa pekan ini, harga cabai memang terus mengalami kenaikan, terutama cabai merah yang saat ini dijual disekitar Rp 110 ribu per kilogram. Seperti di Pasar Tipar Gede dan sekitar pembangunan Pasar pelita, kenaikanya sama," katanya.

Menurutnya, kenaikan harga cabai itu dipengaruhi oleh faktor cuaca.

Baca juga: Timsus Maung Galunggung Polresta Tasik Gerebek Boks Pengangkut Miras Siap Edar di Kota Santri

"Hingga saat ini untuk pasokan cabai dari dalam Sukabumi maupun dari luar masih banyak, namun harganya terus mengalami kenaikan. Oleh karena itu kami akan terus melakukan pemantauan harga," ucapnya.

Pihaknya memastikan, semua stok bapokting dan barang strategis lainya tersedia, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Selain itu, penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved