Breaking News:

Tanggul Sungai Cipunegara Indramayu Tergerus Longsor, Warga Minta Pemerintah Secepatnya Membantu

Sejumlah warga di Desa Balareja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu terpaksa pindah meninggalkan rumahnya.

Istimewa
Longsor yang terjadi di Tanggul Sungai Cipunegara di Balareja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Selasa (23/2/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah warga di Desa Balareja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu terpaksa pindah meninggalkan rumahnya.

//

Hal ini disebabkan kondisi Tanggul Sungai Cipunegara semakin mengkhawatirkan, tanggul tersebut terus tergerus longsor setiap harinya pasca-banjir besar yang melanda Kabupaten Indramayu pada dua pekan lalu.

"Sudah ada empat tetangga saya yang pindah, mereka takut karena longsor terus terjadi," ujar salah seorang warga Aminah (50) kepada Tribuncirebon.com, Selasa (23/2/2021).

Sisanya, termasuk Aminah saat ini hanya bisa pasrah karena tidak memiliki tujuan untuk pindah.

"Sisanya hanya bisa pasrah, mau kemana lagi," ucapnya.

Warga berharap, tanggul Sungai Cipunegara yang terus tergerus ini bisa secepatnya ditanggulangi oleh pemerintah.

Kejadian serupa juga terjadi di Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, di sana bahkan longsor membentuk tebing setinggi 20 meter.

Jarak dengan pemukima warga pun, saat ini hanya menyisakan beberapa meter saja.

Plt Camat Gantar Edy Wahyono membenarkan adanya ancaman longsor di dua desa yang dinaunginya tersebut.

"Mereka (di Desa Bantarwaru) terpaksa dipindahkan, lantaran jarak tebing setinggi 20 meter yang longsor tersisa beberapa meter dari rumah warga," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved