Breaking News:

Heboh Ada Desa Miliarder di Kuningan, Sejumlah Sales Dealer Mobil Ramai Mendatangi, Begini Hasilnya

Muncul Desa Miliarder di Kuningan, persis di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum. Sejumlah sales dealer mobil berbondong-bondong kunjungi desa itu

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Jamal, marketing Dealer Mobil di Cirebon saat ditemui di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Senin (22/2/2021). 

"Ketiga persen itu dari bidang tanah milik warga yang belum dapat ganti untung dan alasan, itu dari administrasi serta menunggu keuangannya dari pemerintah juga," ujarnya.

Sejak mendapat keuntungan bak ketiban durian, kata Kusto, warga banyak menggunakan keuangannya itu bersifat konsumtif dan ini bisa dibuktikan dengan pembelian unit mobil dan motor.

"Dalam setiap hari, ada 30 unit motor dengan berbeda merk itu di miliki warga kami. Mayoritas motor matic besar seperti NMax yang menjadi idola warga kami," ujarnya.

Baca juga: Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Alun-alun Majalengka, Dewan: Awas Usaha Pedagang Kecil Putus!

Melihat perilaku warga, kata dia, tentu menjadi suka dan duka. Terlebih dengan program pemerintah yang memaksa warga dan pemerintah desa harus hengkang dari sini.

"Iya, sukanya melihat warga senang bisa punya keinginan. Seperti ada yang beli motor, beli tanah dan beli perhiasan dan lainnya.

Namun, dukanya juga bisa dibayangkan ketika kami harus pindah domisili dan ini dirasakan warga kami semua tanpa kecuali," ujarnya.

Total kendaraan baru, baik roda dua maupun roda empat.

Kades ini mengaku sudah ada sebanyak 300 unit kendaraan motor khususnya. Hal itu terbukti dengan satu keluarga atau satu rumah itu motor baru lebih satu.

Baca juga: Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Alun-alun Majalengka, Dewan: Awas Usaha Pedagang Kecil Putus!

"Iya dalam satu rumah warga kami, motor baru itu ada yang dua, tiga atau lebih dari itu. Kejadian ini sudah berjalan dan pemberian ganti untung beberapa waktu lalu," kata Kusto yang menambahkan bahwa jumlah Kepala Keluarga di desanya itu ada sekitar 300 KK.

"Iya jumlah KK disini hanya tiga ratusan dan jumlah jiwa disini ada sekitar 1300 an jiwa, ungkapnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved