Breaking News:

Kecelakaan Maut di Jalur Utama Cirebon-Indramayu, Motor Tabrakan dengan Truk, Pengantin Baru Tewas

Sepasang pengantin baru di Kabupaten Indramayu tewas mengenaskan usai terlibat kecelakaan maut.

autoaccident.com
Ilustrasi kecelakaan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sepasang pengantin baru di Kabupaten Indramayu tewas mengenaskan usai terlibat kecelakaan maut.

Peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalur Utama Cirebon-Indramayu, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribuncirebon.com, pasangan suami istri, Andri Prasetyo dan Deasy Permata Sari warga Desa Kenanga, Kecamatan Sindang itu diketahui baru menikah 2 bulan yang lalu.

Baca juga: Harga HP Vivo Akhir Februari 2021: Vivo Y12, Vivo X50, Vivo Y51, Vivo V19 Hingga V20 SE

Tangkapan layar kecelakaan lalu lintas di Jalur Utama Cirebon-Indramayu, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu (20/2/2021).
Tangkapan layar kecelakaan lalu lintas di Jalur Utama Cirebon-Indramayu, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu (20/2/2021). (Istimewa)

Keduanya meninggal dunia setelah kendaraan sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan sebuah truk.

Kecelakaan ini pun cukup memilukan, pasalnya, sang istri bernama Deasy Permata Sari (26) saat ini tengah hamil muda.

Selain itu, ia juga diketahui dalam 5 hari ke depan akan berulang tahun di usianya yang ke 27 tahun.

Baca juga: Daftar Harga HP iPhone Akhir Februari 2021: Mulai iPhone 7, iPhone SE Hingga iPhone 12 Series

Baca juga: Jalan Sudirman Jakarta Pusat Tergenang, Anies Baswedan: Kiriman Air dari Depok Lewat Kali Krukut

"Baru akhir tahun kemarin nikah. Katanya sih lagi hamil. Yang cewe tetangga desa ane, pas SD sempat ane taksir," ujar salah seorang rekan korban, Khoirul (26) kepada Tribuncirebon.com.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Bambang Sumitro melalui Kanit Laka Lantas Polres Indramayu, Ipda Moch Adi Prihanto membenarkan kejadian tersebut.

Ipda Moch Adi Prihanto mengatakan, keduanya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit setelah mengalami luka cukup parah.

"Benar mas, meninggalnya di RS, LB (luka berat) dulu baru meninggal di RS," ujarnya melalui pesan singkat.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved