Breaking News:

Ayah Hamili Anak Kandung, Lalu Paksa Putrinya Berhubungan Badan dengan ODGJ Untuk Hilangkan Jejak

Seorang ayah, AH (55) tega merudapaksa anak kandungnya sendiri, DS (14) hingga hamil.

Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho
Ilustrasi pemerkosaan dan pencabulan. 

TRIBUNCIREBON.COM- Seorang ayah, AH (55) tega merudapaksa anak kandungnya sendiri, DS (14) hingga hamil.

Ironisnya, pelaku kemudian malah memaksa korban berhubungan badan dengan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)

Hal tesebut bertujuan untuk menghilangkan jejak pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota, Iptu Ridwan mengatakan, tersangka AH telah berulang kali merudapaksa anaknya.

Kasus rudapaksa itu diketahui setelah korban hamil.

"Terakhir kali dilakukan pada 16 Februari 2021. Saat itu dia melukakan aksinya di dalam rumah kosong milik warga," kata Iptu Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/02/2021).

Baca juga: Tukang Ojek Pangkalan dan Online Menjadi Sasaran Vaksinasi Selanjutnya di Majalengka

Berdasarkan keterangan korban, aksi itu bermula ketika 2019. Saat itu, korban masih duduk di bangku kelas 2 Madrasah Tsanawiyah.

"Terlapor terus menerus melakukan rudapaksa terhadap korban, sampai akhirnya sekitar bulan September 2020 korban tidak haid lagi," kata dia.

Kasus itu terungkap saat korban bercerita kepada pelaku tentang kondisinya yang tak lagi haid.

Halaman
12
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved