Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kota Cirebon Tembus 3301, Sekda: 78 Persen dari Klaster Keluarga

Dari jumlah tersebut, terdapat 343 pasien yang masih dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kasus Covid-19 di Kota Cirebon telah mencapai total 3301 orang.

Dari jumlah tersebut, terdapat 343 pasien yang masih dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Selain itu, sebanyak 131 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia dan 2827 pasien dinyatakan sembuh.

Baca juga: Kompol Yuni Purwanti Diduga Terlibat Pesta Narkoba di Bandung, Ini Sosok Sang Kapolsek Astanaanyar

Baca juga: Kadinkes Pastikan Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Nakes yang Sempat Ditunda Segera Dilanjutkan

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, penyebaran Covid-19 di Kota Udang didominasi klaster keluarga.

Menurut dia, klaster keluarga menyumbang lebih besar dibanding klaster perkantoran dan perjalanan.

"78 persen dari total kasus Covid-19 di Kota Cirebon dari klaster keluarga," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan, hingga kini ingkungan pemukiman dan perumahan menjadi penyumbang terbesar kasus Covid-19.

Jika ada salah satu anggota keluarga yang terapar virus corona, maka dapat dipastikan ada anggota keluarga lainnya turut terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Kompol Yuni Kapolsek Astana Anyar Ditangkap di Hotel Bersama Anak Buahnya, Kapolda: Bisa Dipecat

Baca juga: Profil Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti yang Diduga Terlibat Pesta Narkoba di Bandung

Karenanya, pihaknya berencana Agus menambah anggaran satgas tingkat kecamatan untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Agus meminta satgas tingkat kecamatan meracik formula agar penyebaran Covid-19 dari klaster rumah tangga bisa turun.

"Harus dicarikan formula pencegahannya, karena penyebaran kasus klaster keluarga sangat mengkhawatirkan," ujar Agus Mulyadi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved