Breaking News:

Pengungsi di Indramayu Capai 206.604 Jiwa, Semua Adalah Korban Banjir

Berikut Laporan Kerusakan Akibat Banjir yang Melanda Indramayu, Jumlah Pengungsi Bahkan Capai 206.604 Jiwa

istimewa
Petugas saat mengevakuasi warga yang meninggal dunia di lokasi banjir di Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Senin (8/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Indramayu pada pekan kemarin.

//

Banjir tersebut mulai melanda sejak Minggu (7/2/2021) dan sudah mulai surut pada Minggu (14/2/2021).

Akibat banjir ini membuat sebanyak 206.604 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi, dua di antaranya bahkan meninggal dunia.

Adapun luasan banjir tersebut diketahui merendam sejumlah desa di sebanyak 22 kecamatan dengan ketinggian air rata-rata mencapai 2 meter.

Meliputi, Kecamatan Anjatan, Bongas, Bangodua, Cantigi, Cikedung, Gabuswetan, Gantar, Haurgeulis, Indramayu, Jatibarang, Kandanghaur, Kertasemaya, Kroya, Lelea, Lohbener, Losarang, Pasekan, Sindang, Sukagumiwang, Terisi, Tukdana, dan Kecamatan Widasari.

Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, untuk bidang infrastruktur ada 5 titik tanggul sungai yang jebol, 1 titik tanggul waduk jebol, dan dua jembatan rusak.

"Hal ini diketahui saat rapat koordinasi penanganan bersama dampak bencana banjir Sungai Cimanuk melalui video conference," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (16/2/2021).

Caya menyampaikan, secara keseluruhan ada sebanyak 57.050 rumah dan 516 fasilitas umum serta tempat ibadah yang terendam banjir, sebagian di antaranya mengalami kerusakan ringan sampai berat.

Adapun untuk luasan sawah dan tambak yang ikut terendam banjir mencapai 13.677 hektare, yakni meliputi sebanyak 27 kecamatan.

Caya menyampaikan, pemerintah Kabupaten Indramayu pun sudah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir mulai tanggal 8-17 Februari 2021.

Status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Indramayu Nomor : 366/Kep.60-BPBD/2021.

"Pemicu bencana banjir akibat curah hujan di atas normal (200 MM/hari), menurut BMKG hujan tersebut juga terjadi di hulu DAS Cimanuk, Cipanas, Cilalanang, dan Pangkalan di Kabupaten Garut, Sumedang, dan Majalengka," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved