Breaking News:

Vaksinasi Indramayu

Rusaknya Puluhan Vaksin Covid-19 di Indramayu Sudah Dilaporkan Satgas ke Dinkes Jabar

Deden Bonni Koswara mengatakan, ada sebanyak 24 dosis vaksin yang ditemukan rusak, karena bencana banjir.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tenaga kesehatan saat menunjukan vaksin Covid-19 di Puskesmas Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Rusaknya vaksin Covid-19 di Kabupaten Indramayu langsung dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Pendopo Indramayu, Senin (15/2/2021).

Deden Bonni Koswara mengatakan, ada sebanyak 24 dosis vaksin Covid-19 rusak, karena bencana banjir.

"Contohnya di Puskesmas Wanakaya yang terjadi bencana, ada 24 vaksin yang rusak ternyata," ujar dia.

Baca juga: 6.095 Nakes di Indramayu Diusulkan Menerima Vaksin Susulan, Setelah Sebelumnya Gagal Divaksin

Baca juga: 24 Dosis Vaksin Covid-19 Rusak Ditemukan di Indramayu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sebut Penyebabnya

Deden Bonni Koswara berharap, rusaknya vaksin Covid-19 tersebut bisa segera ditindaklanjuti untuk dilakukan penggantian.

"Kita catat dulu inventarisir beberapa yang rusak, kemudian kita ajukan ke Dinkes Provinsi," ujarnya.

Deden Bonni Koswara mengatakan, rusaknya puluhan vaksin ini pun menambah kekurangan vaksin Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

Sekarang ini Kabupaten Indramayu masih kekurangan dosis vaksin untuk disuntikan kepada para tenaga kesehatan yang masuk ke dalam tahap satu termin kedua.

Berdasarkan data terbaru yang diterima Satgas Covid-19, ada selisih 6.095 nakes yang belum divaksin.

Jumlah tersebut bertambah dari semula hanya sekitar selisih 1.500 nakes.

"Sebanyak 6.095 nakes ini karena ada perluasan definisi operasional nakes dan non nakes jadi menurut pak Wamen semua yang bekerja di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL)," ujar dia.

Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu sendiri masuk pada tahap satu termin kedua.

Ada sebanyak 9.200 dosis vaksin yang diterima untuk dua kali penyuntikan. Atau dengan kata lain dosis yang tersedia tersebut hanya cukup untuk 4.600 nakes.

Baca juga: Maria Ozawa atau Miyabi Akhirnya Jujur Soal Orang-orang Indonesia, Sempat Heran kok Banyak yang Demo

Baca juga: Tanda-tanda Kanker Serviks, Wanita Harus Waspada Karena Stadium Awal Tak Ada Gejala Apapun

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved