Breaking News:

Dampak Banjir, Ribuan Hektare Tambak di Indramayu Rusak, Paling Parah di Losarang, Ikan pada Kabur

Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu mencatat ada sebanyak 4.001,3 hektare tambak yang rusak akibat banjir.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Warga saat memancing ikan di sungai, Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu mencatat ada sebanyak 4.001,3 hektare tambak yang rusak akibat banjir.

Hal tersebut berdasarkan pendataan dampak banjir yang dilakukan Diskanla Kabupaten Indramayu sampai Minggu (14/2/2021).

Baca juga: Sejumlah Puskesmas di Indramayu Sempat Terdampak Banjir, Vaksin yang Tersimpan Aman? Ini Kata Satgas

Baca juga: Bupati Cirebon Imron Rosyadi Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Gara-gara Kurang Setengah Bulan 

Baca juga: Tuai Pro Kontra, Alun-alun Majalengka Hasil Revitalisasi Sudah Diresmikan, Kini Ditutup Sementara

Plt Kepala Diskanla Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi mengatakan, pendataan ini masih terus berlanjut, mengingat besarnya bencana banjir yang menerjang Kabupaten Indramayu.

"Data sementara, baru terdata 4.001,3 hektare tambak, ini masih terus kita lakukan pendataan," ujar dia.

Edi Umaedi mengatakan, wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Losarang, dengan total seluas 3.800 hektare tambak.

Di sana, diketahui terdapat berbagai jenis ikan yang dibudidayakan, mulai dari ikan lele, udang, hingga bandeng.

Namun, akibat bencana banjir kemarin, membuat ikan-ikan pada kabur, termasuk rusaknya lahan tambak, dan sarana prasarana.

"Makanya di Kecamatan Losarang itu banyak sekali masyarakat yang memancing," ucapnya.

Berdasarkan data assesment terakhir yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu per tanggal 12 Februari 2021 pukul 10.00 WIB, ada sebanyak 206.604 jiwa yang mengungsi.

Banjir tersebut diketahui merendam 177 desa yang meliputi 27 kecamatan.

Mulai dari Kecamatan Anjatan, Arahan, Balongan, Bangodua, Bongas, Cikedung, Gabuswetan, Gantar, Haurgeulis, Jatibarang, Juntinyuat, Kandanghaur, Kedokan Bunder, Kertasemaya, Krangkeng, Kroya, Lelea, Lohbener, Losarang, Pasekan, Patrol, Sindang, Sukagumiwang, Sukra, Terisi, Tukdana, dan Kecamatan Widasari.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved