Breaking News:

24 Dosis Vaksin Covid-19 Rusak Ditemukan di Indramayu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sebut Penyebabnya

Sebanyak 24 dosis vaksin Covid-19 rusak di Kabupaten Indramayu. Ditemukannya vaksin Covid-19 rusak tersebut akibat . . . .

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tenaga kesehatan saat menunjukan vaksin Covid-19 di Puskesmas Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 24 dosis vaksin Covid-19 rusak di Kabupaten Indramayu.

Ditemukannya vaksin Covid-19 rusak tersebut akibat terjangan bencana banjir yang melanda Kabupaten Indramayu dalam satu pekan terakhir.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Kabupaten Cirebon Dimulai Hari Ini, Diawali Jajaran Forkopimda

Baca juga: Sejumlah Puskesmas di Indramayu Sempat Terdampak Banjir, Vaksin yang Tersimpan Aman? Ini Kata Satgas

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, rusaknya puluhan dosis vaksin itu terjadi di Puskesmas Wanakaya di Kecamatan Haurgeulis.

"Contohnya di Puskesmas Wanakaya yang terjadi bencana, ada 24 vaksin yang rusak ternyata," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Senin (15/2/2021).

Deden Bonni Koswara menyampaikan, rusaknya vaksin ini didapat setelah pihaknya melakukan pengecekkan pasca-bencana banjir.

Dari total 49 puskesmas di Kabupaten Indramayu, sebanyak 14 puskesmas di antaranya sudah dilakukan pengecekan.

Sedangkan untuk kondisi kualitas vaksin yang berada di puskesmas lainnya, disampaikan Deden Bonni Koswara, kondisinya masih aman.

Salah satunya di Puskesmas Sukagumiwang, saat bencana banjir menerjang vaksin tersebut masih terkunci di dalam chiller atau box penyimpanan.

"Kemudian saat itu dibawa juga ke tempat yang tinggi, waktu itu dititipkan ke rumah ibu bidannya," ujar dia.

Seperti diketahui, untuk ketahanan kualitas vaksin Sinovac buatan Tiongkok, harus disimpan pada suhu antara 2-8 derajat celsius agar tidak rusak.

Sedangkan saat terjadinya bencana banjir, beberapa wilayah terdampak cukup parah.

Banjir tersebut bahkan merendam ratusan desa yang meliputi sebanyak 27 kecamatan.

Baca juga: VIRAL Pasangan Suami Istri Tinggal di Saung Tengah Sawah Seadanya di Sumedang, Ini Fakta Sebenarnya

Baca juga: Rumah Mamah Dedeh Masuk Catatan KPI, Ada 37 Program Televisi Diduga Melanggar Protokol Kesehatan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved