Breaking News:

Akhir Pekan, Area Terbuka di Kuningan Termasuk Taman Kota Dipadati Pengunjung

Mereka berdatangan bukan sekadar untuk berswafoto atau merekam suasana sekitar melalui video, mereka banyak berniat untuk menghabiskan waktu malamnya

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Taman Kota Kuningan ramai pengunjung, Sabtu (13/2/2021) 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Sejumlah area publik di Kuningan kembali ramai di padati pengunjung.

Hal itu terjadi pada malam tadi hingga sekarang, di kawasan terbuka komplek stadion dan taman kota yang tidak pernah sepi pengunjung dalam setiap hari.

Mereka berdatangan bukan sekadar untuk berswafoto atau merekam suasana sekitar melalui video, mereka banyak yang benar-benar berniat untuk menghabiskan waktu malamnya di lokasi tersebut.

Baca juga: Intip Momen Bahagia Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dengan Sang Buah Hati Hyang Sukma Ayu

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 79, Mobil Tabrak Truk Terguling, Anak Balita Tewas

Herman salah seorang warga Kecamatan Luragung saat ditemui mengatakan, adanya penutupan sejumlah wisata di Kuningan. Kawasan taman kota ini menjadi alternatif untuk menghabiskan waktu bareng keluarga.

"Iya, ke lokasi wisata memang belum ada yang buka. Jadi kita main kesini, yang penting anak senang bisa jalan - jalan," ungkap Hermawan, Minggu (14/2/2021) dini hari.

Sebelumnya, saat Sabtu malam (13/2/2021), suasana taman kota lebih ramai pengunjung dari berbagai daerah. Para pengunjung pun terlihat nyaman saat beraktivitas di kawasan sekitar.

Terlebih mereka juga mendapat fasilitas permainan dan jasa angkutan untuk bisa mengelilingi kawasan taman kota. Seperti kereta kuda berhias, odong - odong dan sejumlah transportasi umum lainnya.

"Udah, tadi kami sekeluarga naik delman puter puter saja, emang suasana taman kota sangat jauh berbeda dari tahun sebelumnya," katanya.

Herman bareng rombong mengaku tidak begitu peduli dengan ancaman penyebaran Covid19. Pasalnya, ketentuan yang diterapkan pemerintah melalui wajib gunakan masker sudah cukup.

"Iya, yang penting kami gunakan masker. Masalah penyebaran Covid19 di itu gimana keyakinan, ini masalah kejiwaan dan mental saja. Namun tetap protokol kesehatan digunakan," katanya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved