Breaking News:

Viral di Media Sosial

Ari Wibowo Siksa Ibu Kandung, Pukul Ibu yang Melahirkannya Pakai Kursi, Ibunya Ikhlas Ari Dihukum

Pemuda bernama Ari Wibowo (AB) (32), pelaku anak aniaya ibu kandung, akhirnya ditangkap polisi setelah berkali-kali menganiaya ibu Tasminah.

Istimewa
Ilustrasi aniaya 

TRIBUNCIREBON.COM - Pemuda bernama Ari Wibowo (AB) (32), pelaku anak aniaya ibu kandung, akhirnya ditangkap polisi setelah berkali-kali menganiaya ibu Tasminah.

Pria asal Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur itu, menganiaya ibu kandung, Tasminah (58), menggunakan kursi dan rotan.

Tak kuat terus-terusan dianiaya anak kandung yang hobi minum alkohol, Tasminah pun melapor ke polisi.

Ibu Tasminah rela anak kandung dipenjara karena selama ini sudah tidak bisa lagi dibina dan diajak untuk hormat kepada orangtua.

Baca juga: Janda Muda di Cianjur Bikin Geger, Mengaku Perut Tiba-tiba Membesar dalam 15 Menit Lalu Melahirkan

Baca juga: TRAGEDI KELUARGA, Anak Hajar Ibu Kandung Pakai Rotan dan Kursi Hanya Gara-gara Obat Nyamuk

Baca juga: Kumpulan Gambar dan Ucapan Selamat Valentine 14 Februari, Buat Pejuang LDR Bisa Kirim ke Pasangan

AB ditangkap berdasarkan laporan dari ibunya yang sudah tak tahan karena sering dianiaya oleh anaknya.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Ryan Wira Jaya Pratama mengatakan, penganiayaan yang dilakukan AB terhadap ibunya akibat pengaruh alkohol.

Berdasarkan ketengan dari ibunya bahwa anaknya hobi mengonsumsi minuman keras. " Penganiayaan itu akibat pengaruh alkhohol. Parahnya penganiayaan yang dilakukan anaknya itu membuat ibu kandung pelaku yang selama ini menahan diri terpaksa melapor kepada polisi," kata AKP Ryan dikutip dari Surya.co.id, Rabu (10/2/2021).

Selain mengamakan pelaku, turut juga diamankan barang bukti seperti jam dinding, alat pembersih, gantunagn pakaian, dan tetpat duduk dari rotan, yang diduga dilakukan pelaku untuk menganiaya ibunya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku saat ini sudah mendekam di sel tahanan sementara Mapolres Magetan.

"Akibat penganiayaan itu, pelaku kami jerat Pasal 44 Ayat 1 dan Ayat 2 UU RI Nomor 23 Tahun 2003 tentang Penganiayaan," tegasnya.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved