Breaking News:

Coffee Shop Disegel Satpol PP

BREAKING NEWS -  Tak Berizin, Pembangunan Coffee Shop Milik Ali Action Disegel Satpol PP Kuningan

bangunan milik pengusaha kuliner dengan nama Rumah Makan Ali Action Sea Food itu ternyata belum memiliki izin dari Pemerintah

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Petugas Sat Pol PP Kuningan menyegel proyek pengembangan bangunan milik H Ali Action yang diduga melanggar Perda sempadan jalan dan tak berizin, Kamis (11/2/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Proyek pembangunan usaha milik Ali Action yang terletak di Desa Cilowa, Kecamatan Kramatmulya atau Jalur Kuningan - Cirebon disegel Petugas  Polisi Pamong Praja Kuningan, Kamis (11/2/2021).

Pembangunan coffee shop itu diduga melanggar garis sempadan jalan dan sungai.

"Penyegelan tersebut dilakukan karena pembangunan coffee shop dan area parkir telah melanggar garis sempadan jalan dan sungai. Itu sebetulnya untuk tempat parkir dan di atasnya ada bangunan untuk coffee shop, karena melanggar jadi kita segel," kata Kasatpol PP Kabupaten Kuningan Agus Basuki kepada wartawan.

Diketahui pula, bangunan milik pengusaha kuliner dengan nama Rumah Makan Ali Action Sea Food itu ternyata belum memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten Kuningan.

"Aturannya sendiri itu siapapun yang akan mendirikan bangunan harus memiliki jarak minimal dari badan jalan maupun sungai.

Barbie Kumalasari Naksir Rizky Billar, Ngaku Suka Satu Bagian Tubuh Kekasih Lesti Kejora

Cerita Ibunda Iis Dahlia Saat Rumahnya Kebanjiran di Indramayu, Ngaku Stres, Bingung Angkutin Barang

5 Mitos Imlek yang Masih Dipercaya, Jangan Bicara Tentang Kematian Hingga Potong Rambut

Dan ini belum ada izin juga, jadi kita segel kita hentikan dan tidak boleh melakukan kegiatan. Alasan lain, karena itu jalan nasional aturannya jaraknya 22 meter dari sempadan jalan dan 5 meter dari sempadan sungai," ungkap Agus.

Agus juga berpesan kepada para pengusaha di Kabupaten Kuningan yang ingin mendirikan bangunan untuk terlebih dahulu mencari informasi mengenai aturan yang berlaku.

"Sebelum membangun itu harus tahu dulu aturannya, kalau di jalan kabupaten gimana, jalan provinsi gimana dan jalan nasional gimana, masing-masing punya aturan sendiri," katanya.

Mengenai Perda Nomor 19 Tahun 2002 Tentang ketentuan Garis Sempadan sungai sumber air dan saluran irigasi pada Pasal 13 ayat 1 menyatakan huruf (b) Pada Daerah sempadan dilarang mendirikan bangunan semi permanen dan permanen untuk hunian dan tempat usaha.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved