Breaking News:

Banyak Kasus Aktif Covid-19, 11 Kelurahan di Kota Bandung Diprioritaskan Terapkan PPKM Mikro

Sebanyak 11 Kelurahan di Kota Bandung diprioritaskan untuk penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. 

Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sebanyak 11 Kelurahan di Kota Bandung diprioritaskan untuk penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. 

Sekretaris daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, 11 Kelurahan yang diprioritaskan itu memiliki kasus tinggi sejak sepekan terakhir. 

"Pak Camat ini sedang mempersiapkan terutama titik yang kasusnya tinggi, kemarin kan ada 11 kecamatan. Nah, itu yang kita prioritaskan," ujar Ema, di Alun-alun Kota Bandung, Selasa (9/2/2021). 

BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Rabu 10 Februari 2021: 4 Wilayah Potensi Hujan dan Petir

Menurut Ema, untuk penerapan PPKM mikro, Pemerintah Kota tetap menunggu pengajuan dari tingkat kecamatan. Sampai saat ini, kata dia, belum ada kecamatan yang menerapkan PPKM mikro tersebut.

"Kita tunggu sekarang kecamatan setelah ada komitmen dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah kerjanya, kan kalau misalnya kecamatan mana melaksanakan PPKM, itu bukan berarti seluruh kecamatan, karena mungkin kasus antar kelurahannya berbeda," katanya.

Setelah wilayah mengajukan, kata Ema, dari pemerintah Kota bakal mengeluarkan surat Keputusan Wali Kota Bandung untuk penerapan PPKM mikro. 

131 Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Terapkan PPKM Mikro Selama Dua Pekan, Bentuk Satgas Covid-19

Enam Tempat Paling Berisiko Tinggi Menyebarkan Virus Corona Menurut WHO, Sering Kita Kunjungi

Saat ini, Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan, sambung Ema, akan mulai melakukan sosialisasi secara berjenjang.

"Sosialisasi dilakukan oleh Camat, Satgas ini kan berjenjang, Camat itu ketua satgas di wilayahnya, fungsi perannya sama, bedanya ya hanya skala," ucapnya.

Berdasarkan data pusat informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, ke 11 Kecamatan dengan kasus tertinggi itu yakni Kecamatan Antapani, Coblong, Batununggal, Rancasari, Buahbatu, Andir, Arcamanik, Bandung Kidul, Sukajadi, Sukasari, dan Ujungberung. 

Dari 11 Kecamatan tersebut Kecamatan Antapani menjadi tertinggi dengan 93 kasus positif aktif.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved