Breaking News:

Wali Kota Malang Kritik Kebijakan Mendagri TIto Soal PPKM Mikro, 'Kenapa Tak di Seluruh Wilayah?'

Sutiaji menilai, PPKM berbasis mikro tidak akan efektif jika dilaksanakan secara parsial.

(KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)
Wali Kota Malang, Sutiaji saat diwawancara di Balai Kota Malang, Kamis (21/1/2021). 

Oleh karena itu, pihaknya tinggal mengintensifkan lagi kampung tangguh tersebut untuk menerapkan PPKM berbasis mikro. 

"Yang mempunyai inisiasi kampung tangguh itu kan dari Malang. Kerja sama dengan perguruan tinggi membuat modul. Sekarang di Kota Malang menerapkan PPKM mikro, itu sama halnya nanti tinggal menguatkan saja. Karena selama ini di Kota Malang menerapkan PPKM mikro tadi. Ini yang penting gimana fungsi RT, gimana fungsi RW, masyarakat harus taat kepada protokol kesehatan Covid-19," ujar dia.

Saat ini, sudah ada 96 kampung tangguh di Kota Malang. "Filosofi kampung tangguh itu bukan hanya untuk Covid-19 saja. Modul yang kami buat itu adalah semuanya. Namanya tangguh informasi untuk memberantas dan memerangi berita hoaks. Ada yang namanya tangguh ekonomi, bagaimana yang kaya bisa bantu yang miskin," kata dia.

Sudah Diketuk Jokowi

Kebijakan baru dikeluarkan pemerintah pusat terkait penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

Kebijakan ini akan mulai diterapkan tanggal 9 Februari 2021.

Kebijakan ini juga sekaligus menggantikan PPKM Jawa Bali yang diberlakukan sejak tanggal 11 Januari dan diperpanjang sampai 8 Februari 2021.

Menurut Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional Brigjen TNI (Purn) Alexander Ginting, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) berskala mikro.

Adapun PPKM berskala mikro ini dimulai pada 9 Februari 2021.

"Berdasarkan keputusan presiden bahwa mulai 9 Februari ini akan dilaksanakan PPKM berskala mikro," kata Alexander dalam diskusi virtual yang digelar BNPB, Jumat (5/2/2021).

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved